Ketua Golkar Sinjai Tantang Kaum Perempuan Terjun ke Politik

ANTI CIBOL
ANTI CIBOL

Sabtu, 27 November 2021 16:24

Ketua Golkar Sinjai Andi Kartini Ottong saat membawakan materi dalam LKK Korps HMI Wati di Kota Makassar, Jumat (26/11). [Ist]
Ketua Golkar Sinjai Andi Kartini Ottong saat membawakan materi dalam LKK Korps HMI Wati di Kota Makassar, Jumat (26/11). [Ist]

Makassar—Wakil Bupati Sinjai, Andi Kartini Ottong, mengatakan bahwa terjun ke dunia politik itu adalah sebuah pengabdian. Hal tersebut dikatakannya saat menjadi pembicara dalam kegiatan Latihan Khusus Kohati (LKK) yang digelar Korps HMI-Wati di Makassar, Jumat 26 November 2021.

Menurutnya, masuk ke dunia politik sesungguhnya bukanlah cita-citanya. Namun berkat arahan orang tuanya, kemudian dia “Bismillah” masuk partai politik dan mulai merasakan manfaat berpolitik. 

Karena restu orang tuanya, Kartini pun akhirnya masuk menjadi anggota legislatif. Semakin terbukalah wawasannya dan menyadari bahwa sesungguhnya politik itu adalah sebuah pengabdian kepada masyarakat.

“Dengan terjun ke dunia politik kita bisa menjadi salah satu pelopor dan penentu kebijakan. Kita bisa mengusulkan berbagai macam kebutuhan masyarakat untuk diperdakan ataupun diundangkan.”

Begitulah salah satu fungsi dari fungsi legislasi. Begitulah Kartini meyakinkan para pengurus Kohati dari berbagai cabang ini agar tidak takut terjun ke dunia politik.

Tampil membawakan materi ‘Eksistensi Perempuan Dalam Ranah Politik’. Andi Kartini mengatakan, perempuan harus tampil dan punya kapasitas untuk memperlihatkan kualitas dirinya, termasuk di dunia politik.

Dia menambahkan bahwa semua itu terus berproses dan salah satunya adalah dengan memulai di organisasi. Aktif di organisasi, lanjutnya, adalah awal atau cikal bakal menempa diri menjadi pribadi yang tangguh, mampu memenej waktu dan memenej pergaulan.

“Di organisasilah karakter kita dibangun dan dibentuk,” tuturnya.

Akan sangat beda orang-orang yang pernah aktif di organisasi dengan yang tidak pernah aktif di organisasi. Proses pengambilan keputusannya pun sangat beda antara orang-orang yang pernah aktif di organisasi dengan yang tidak.

Menanggapi hal tersebut, salah seorang peserta dari Bima menyampaikan bahwa sejak awal dia merasa politik itu kotor dan penuh dengan intrik. 

Namun setelah mendapatkan pencerahan dari Andi Kartini, dia merasa tergerak untuk terjun ke dunia politik.

Menurutnya, terjun ke dunia politik ternyata manfaatnya sangat luar biasa untuk kemaslahatan ummat. (Str/al)

 Komentar

Berita Terbaru
Politik02 Mei 2026 15:45
Mubes IKA Unhas: Andi Amran Sulaiman Kantongi Dukungan 84,5 Persen
MAKASSAR, Trotoar.id — Ketua Panitia Musyawarah Besar Ikatan Keluarga Alumni Universitas Hasanuddin (Mubes IKA Unhas), Muhammad Ramli Rahim, mengung...
Politik02 Mei 2026 15:41
Mubes IKA Unhas 2026 Resmi Dibuka, Jadi Momentum Strategis Arah Organisasi Alumni
MAKASSAR, Trotoar.id — Musyawarah Besar Ikatan Keluarga Alumni Universitas Hasanuddin (Mubes IKA Unhas) resmi digelar di Hotel Four Points, Makassar...
Parlemen02 Mei 2026 15:32
Yeni Rahman Hadiri Upacara Hardiknas Sulsel 2026, Dorong Penguatan Kurikulum dan Fasilitas Sekolah
MAKASSAR, Trotoar.id — Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan dari Fraksi PKS, Yeni Rahman, menghadiri Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional (...
Metro02 Mei 2026 15:29
Kado Hardiknas 2026, Munafri–Aliyah Perkuat Insentif Guru hingga Fasilitas Sekolah
MAKASSAR, Trotoar.id — Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 menjadi momentum strategis bagi Pemerintah Kota Makassar untuk menegaska...