Pemda Lutra

Kementerian PANRB Terbitkan Indeks SPBE 2021, Luwu Utara Tertinggi di Sulsel

ANTI CIBOL
ANTI CIBOL

Jumat, 31 Desember 2021 14:36

Kementerian PANRB Terbitkan Indeks SPBE 2021, Luwu Utara Tertinggi di Sulsel

Trotoar.id, Luwu Utar — Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Birokrasi Reformasi (PAN-RB) Republik Indonesia secara resmi mengumumkan Hasil Evaluasi Sistem Pemerintahan Berbasis Eelektronik (SPBE) pada Kementerian/Lembaga/Pemda melalui Surat Keputusan Menteri PAN-RB Nomor 1503 Tahun 2021, Rabu 29 Desember 2021 kemarin.

Keputusan Menteri PAN-RB ini berisikan indeks SPBE yang diraih masing-masing Kementerian, Lembaga, dan Pemerintah Daerah di seluruh Indonesia.

Dalam surat keputusan tersebut, Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Luwu Utara mendapatkan nilai tertinggi di Provinsi Sulawesi Selatan, dengan indeks SPBE 2,68 atau dengan predikat BAIK.

Baca Juga  Bupati Lutra serahkan 750 Sertifikat Tanah

Selain Luwu Utara, daerah lain di Sulsel yang meraih predikat BAIK adalah Kabupaten Pinrang, tapi indeks SPBE-nya masih di bawah Luwu Utara, yakni 2,62.

Kepala Dinas Kominfo SP Kabupaten Luwu Utara, Arief R. Palallo, mengatakan bahwa capaian ini tentu harus disyukuri karena ada beberapa daerah indeks SPBE-nya mengalami penurunan.

“Alhamdulillah, Kabupaten Luwu Utara tertinggi indeks SPBE-nya, tapi hasil ini tetap harus dievaluasi karena dari sisi nilai juga mengalami koreksi, meski capaian juga sangat baik,” kata Arief, Rabu (30/12/2021), di Masamba.

Baca Juga  Wabup Lutra Pantau Program Vaksinasi

Dikatakan Arief, penilaian terhadap implementasi SPBE sudah dilakukan sejak terbitnya Perpres Nomor 95 Tahun 2018.

“SPBE adalah penyelenggaraan pemerintahan yang memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk memberikan layanan kepada Pengguna SPBE,” jelas Arief.

Tujuannya, lanjut dia, adalah untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, transparan, dan akuntabel serta pelayanan publik yang berkualitas dan terpercaya.

Untuk diketahui, ada 47 Indikator Penilaian Evaluasi SPBE, dengan 4 domain penilaian, yaitu Kebijakan Internal SPBE, Tata Kelola SPBE, Manajemen SPBE dan Layanan SPBE.

Baca Juga  Ketua Demokrat Makassar: Mereka yang Ingin KLB Otaknya Terpapar Covid-19

“Evaluasi SPBE ini tidak mudah, karena dalam 4 area, ada 47 indikator yang harus dipenuhi oleh pemerintah daerah, dengan beberapa tahapan penilaian yang lain,” terang Arief.

Dikatakannya, pemda akan terus melakukan pembenahan dan peningkatan terhadap berbagai aspek penyelenggaraan SPBE.

“Kami akan terus berupaya untuk meningkatkan tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, transparan dan akuntabel, termasuk peningkatan pelayanan publik yang berkualitas dan terpercaya di lingkup Pemda Luwu Utara.

Penulis : LH

 Komentar

Berita Terbaru
Metro23 Oktober 2026 11:30
Sekda Kolaka Utara Muhammad Idrus Raih Gelar Doktor, Kembangkan Model Pengelolaan Agribisnis Kakao Berkelanjutan
8 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO MAKASSAR, Trotoar.id — Sekretaris Daerah Kabupaten Kolaka Utara, Muhammad Idrus, meraih gelar Doktor da...
Parlemen23 Oktober 2026 11:04
IPSI Makassar Turunkan 19 Atlet, Hj Umiyati Bidik 10 Medali Emas di Porprov Sulsel 2026
9 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO MAKASSAR, Trotoar.id — Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Makassar memasang target tinggi pada P...
Politik22 Oktober 2026 22:10
Peringati HUT ke-62, Golkar Sulsel Gelar Donor Darah di Pesta Rakyat, Targetkan 100 Kantong
10 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO MAKASSAR, Trotoar.id — Memeriahkan puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-62 Partai Golkar, DPD I...
Metro31 Desember 2021 14:36
Kementerian PANRB Terbitkan Indeks SPBE 2021, Luwu Utara Tertinggi di Sulsel
MAKASSAR, Trotoar.id — Kinerja Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, mendapat penilaian positif dari kelompok anak muda. Dalam Survei N...