POLITIK

Imigran Asal Afghanistan Nyaris Bakar Diri saat Aksi Unjuk Rasa di Makassar, Sambil Menangis hingga Dipukuli

Awal Febri
Awal Febri

Kamis, 06 Januari 2022 18:34

Saat salah seorang imigran asal Afghanistan yang nyaris membakar dirinya sendiri usai disiramnya menggunakan bensin. Aksi tersebut berlangsung di Depan Menara Gedung Bosowa, Makassar, Sulsel, Kamis (6/1) FOTO: Darsil/tangkapan layar.
Saat salah seorang imigran asal Afghanistan yang nyaris membakar dirinya sendiri usai disiramnya menggunakan bensin. Aksi tersebut berlangsung di Depan Menara Gedung Bosowa, Makassar, Sulsel, Kamis (6/1) FOTO: Darsil/tangkapan layar.

MAKASSAR—Puluhan imigran asal Afganistan melakukan aksi unjuk rasa di depan kantor perwakilan International Organization for Migration (IOM) / United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR) Gedung Menara Bosowa, Makassar, Sulsel Kamis (6/1/2022) berakhir ricuh.

Mereka dibubarkan paksa pihak kepolisian dan pihak keamanan menara Bosowa karena menutup jalan di depan lobby menara Bosowa.

Para imigran didorong dan ditendang pihak kepolisian untuk  tidak menghalangi jalan dan diminta segera membubarkan diri.

Namun mereka tetap bertahan dan tak mau meninggalkan lokasi.

Kabag Ops Polrestabes Makassar, Kompol Nugraha mengatakan para Imigran terpaksa dibubarkan karena mengganggu ketertiban.

“Orang lagi beraktivitas kok diganggu,” kata Kompol Nugraha.

Namun ia mengaku tak tahu jika anggotanya melakukan pemukulan kepada para Imigran tersebut.

“Kalau memukul saya tidak tahu yah karena bajunya mirip-mirip lah. Intinya kita mengatur mereka agar tak mengganggu ketertiban,” pungkasnya.

Dia menuturkan jika para imigran ingin melakukan aksi seharusnya koordinasi dulu dengan pihak kepolisian.

“Mereka juga tidak ada informasi kalau melakukan aksi unjuk rasa. Makanya mereka harus melakukan komunikasi kalau mereka bisa diatur ya sudah kalau tidak yah kita dengan upaya kepolisian untuk membubarkan aksi mereka,” tegasnya

Diduga Hendak Bakar Diri

Salah seorang imigran Afganistan diduga hendak membakar dirinya saat melakukan aksi unjuk rasa, Kamis (6/1/2022).

Imigran Afganistan tersebut mengenakan baju kaos putih, dan menyiramkan bensin ke tubuhnya.  

Pihak kepolisian yang melihat aksi imigran Afganistan itu langsung menahannya.

Namun pada saat akan diamankan, imigran tersebut memberontak sehingga aparat kepolisian terpaksa melakukan tindakan tegas dengan cara menyeretnya agar menjauh dari titik aksi.

Ditanggapi oleh Koordinator Demonstrasi Pengungsi Imigran, Habib menuturkan, tujuan dari aksinya adalah meminta kejelasan kepada UNHCR mengenai pemukiman kembali ke negara ketiga.

Selai itu, salah seorang imigran Afganistan yang ikut melakukan aksi unjuk rasa, Ali (19) juga menuturkan hal serupa, ia dan Imigran lainnya menuntut kejelasan terkait nasib mereka.

“Semua pengungsi di sini butuh kejelasan kita sudah capek 10 tahun menunggu,” ucapnya, Kamis (6/1/2022).

Selain itu, ia juga mengaku ingin bertemu dengan perwakilan IOM/UNHCR untuk meminta pertanggung jawaban terkait dua rekannya yang meninggal dunia Rabu (5/1/2022) kemarin.

Sementara sudah ada rekan mereka yang meninggal dunia adalah Latif (30) dan Esmat (30).

“Kita demo hari ini karena dalam 24 jam teman kita dua yang meninggal mereka stres karena sudah 10 tahun tinggal di Indonesia tanpa ada kepastian kapan akan dipindahkan ke negara ketiga,” ucapnya sambil menangis.

Pria Afghanistan yang berasal dari Suku Hazara ini juga mengatakan hanya ingin tahu sampai kapan mereka harus menunggu tanpa adanya kejelasan dari UNHCR.

“Harapan kita sudah 10 tahun sudah cukup dari tahun-tahun kemarin 14 orang bunuh diri dan kasus kemarin juga di medan ada yang bunuh diri dengan cara bakar diri. Banyak diantara kami yang bunuh diri karena stres pikir kejelasan hidup kami,” tandasnya.

Mereka mengancam akan terus bertahan jika perwakilan UNHCR dan IOM tak  menemui mereka. [DYL/AL]

 Komentar

Berita Terbaru
Parlemen24 Agustus 2026 13:08
DPRD Sulsel Minta Ganti Rugi Lahan Stadion Sudiang Dikaji Mendalam
MAKASSAR, Trotoar.id  — Badan Anggaran (Banggar) DPRD Sulawesi Selatan meminta pemerintah melakukan kajian secara menyeluruh sebelum menetapkan pem...
Uncategorized22 Agustus 2026 22:56
Atasi Krisis Air Petani, Gubernur Sulsel Salurkan Bantuan Sumur Bor untuk 40 Hektare Sawah di Gowa
GOWA, Trotoar.id — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menyalurkan bantuan sumur bor kepada kelompok tani di Desa Bori Tallasa, Kecamatan Pallangga...
Parlemen22 Agustus 2026 18:24
Salman Alfarizi Karsa Serap Aspirasi Warga Tamamaung, Beasiswa Jadi Sorotan
MAKASSAR, Trotoar.id — Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Salman Alfarizi Karsa, menyerap langsung aspirasi warga dalam kegiatan Pengawasan APB...
Nasional22 Agustus 2026 17:18
Presiden Prabowo Cek Langsung Karhutla di Kubu Raya, Perintahkan Tambah Pompa dan Sumur Bor
KUBU RAYA, — Presiden Prabowo Subianto turun langsung mengecek penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Limbung, Kecamatan Sungai Ray...