HUKUM

Dokter Pemilik Klinik Kecantikan di Jalan Andi Djemma Makassar Ditangkap, Terkait PCR dan Antigen Bodong

Nuralamsyah
Nuralamsyah

Rabu, 19 Januari 2022 18:27

Seseorang yang sedang diborgol dari belakang, (Ilustrasi).
Seseorang yang sedang diborgol dari belakang, (Ilustrasi).

MAKASSAR—Memalukan! Seorang dokter sekaligus pemilik klinik kecantikan ditangkap.

Ia ditangkap karena terbongkar ulahnya yang melakukan pemalsuan PCR dan Swab Antigen bodong alias tidak resmi.

Rabu, 19 Januari 2022. Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Komang didampingi Wakasat Reskrim Polrestabes Makassar, merilis hasil tangkapan Polsek Rappocini di Aula Mapolrestabes Makassar. 

“Pelaku dokter kecantikan itu berinisial dr CT, warga Jl Andi Djemma Makassar,” kata Komang Suartana 

Ia menjelaskan bahwa anggota Resmob Kepolisian Sektor (Polsek) Rappocini Makassar telah mengamankan seorang dokter, sekaligus pemilik salah satu klinik kecantikan di Jalan Andi Djemma, Jumat, 14 Januari 2022. 

Terbongkarnya kasus ini berawal saat ponsel dokter kecantikan berinisial dr CT (34) itu dicuri. 

Lalu, anggota Resmob Polsek Rappocini, melakukan penyelidikan kasus pencurian handphone di klinik tersebut. 

Namun, kata Kombes Komang, saat anggota melakukan penggeledahan lalu menemukan sebuah percakapan pemilik klinik melalui Whatsapp.


Percakapan tersebut berisi pembuatan hasil PCR dan Antigen dibuat secara tidak resmi untuk keperluan penerbangan.  

“Pelaku menerima jasa pembuatan hasil PCR dan swab antigen secara tidak resmi atau fiktif, yang digunakan untuk persyaratan penerbangan dan pelaku mengerjakan pemalsuan dokumen tersebut,” jelas Komang. 

Menurut Kombes Komang, pembuatan hasil PCR dan antigen secara fiktif itu, dilakukan pelaku sejak diberlakukan PCR dan antigen untuk persyaratan penerbangan.

Sedangkan ntuk pengurusan PCR dan Swab Antigen tarifnya untuk PCR Rp700 ribu – Rp900 ribu dan Antigen Rp200 ribu – Rp400 ribu. Itu dilakukan mulai pertengahan 2021 dan sudah 100 orang konsumen. 

Tidak hanya itu, Komang juga menjelaskan, persyaratan untuk pembuatan PCR dan Swab Antigen, dilakukan dengan cara mengirimkan identitas yang ingin bermohon. 

“Jadi tanpa harus hadir di klinik tersebut dan melakukan pembayaran di awal melalui transfer kepada pelaku, sesuai dengan tarif pembuatan tersebut,” tandasnya.

Penulis : Al/ltf

 Komentar

Berita Terbaru
News27 Mei 2022 18:40
Lantik 50 Kepala Desa Andi Seto Ingatkan Amanah Rakyat
Trotoar.id, Sinjai – Bupati Sinjai Andi Seto Asapa melantik dan mengambil sumpah jabatan sebanyak 50 kepala desa terpilih hasil. Pilkades serentak 1...
Metro27 Mei 2022 17:32
Naoemi Octarina Minta Guru PAI Ajarkan Anak Tentang Tauhid Sejak Dini
Trotoar.id, Makassar - Ketua Tim Penggerak PKK Sulsel, Naoemi Octarina, meminta agar guru Pendidikan Agama Islam (PAI) bisa mengajarkan anak-anak tent...
News27 Mei 2022 17:29
Andi Agung Mappiwali Dikukuhkan sebagai Ketua Adat Karaeng Langnge-Langnge
Trotoar.id, Bulukumba,- Mantan Camat Herlang Andi Agung Karaeng Mappiwali, resmi menjadi Ketua Lembaga Adat Langnge-Langnge yang diikuti dengan pelant...
News27 Mei 2022 17:27
Hadiri Pelantikan APTISI, Danny Harap Kampus Swasta Lebih Berkualitas
Trotoar.id, MAKASSAR, — Wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan ‘Danny’ Pomanto menghadiri pelantikan dan rapat kerja Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta ...