Pemkab Bulukumba

Andi Sudirman Resmi Jabat Gubernur Sulsel, Begini Pesan Andi Utta

ANTI CIBOL
ANTI CIBOL

Kamis, 10 Maret 2022 18:24

Bupati Bulukumba bersama Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman.
Bupati Bulukumba bersama Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman.

Bulukumba, trotoar.id – Presiden Joko Widodo telah melantik Andi Sudirman Sulaiman sebagai Gubernur Sulawesi Selatan Sisa Masa Jabatan Tahun 2022-2023 di Istana Negara, Kamis 10 Maret 2022.

Selain Andi Sudirman Sulaiman, Presiden Jokowi juga melantik dua pejabat negara lainnya yaitu Bambang Susantono sebagai Kepala Otorita IKN dan Dhony Rahajoe sebagai Wakil Kepala Otorita IKN. Pelantikan ketiga pejabat tersebut disiarkan secara langsung oleh Sekretariat Presiden melalui akun YouTubenya.

Bupati Bulukumba Muchtar Ali Yusuf menyampaikan selamat dan sukses kepada Bapak Andi Sudirman Sulaiman atas pelantikannya sebagai Gubernur Sulawesi Selatan.

Atas pelantikan ini, Andi Utta sapaan akrab Bupati menyebut Andi Sudirman semakin mantap melanjutkan dan melaksanakan agenda pembangunan Provinsi Sulawesi Selatan, termasuk sinergi pembangunan di wilayah Kabupaten Bulukumba di berbagai  sektor unggulan seperti pertanian, kelautan perikanan dan pariwisata.

“Kita berharap, di bawah kepemimpinan Andi Sudirman Sulaiman, sinergitas Pemerintah Provinsi dan Kabupaten semakin terjalin dalam memajukan daerah Bulukumba melalui program-program strategis ke depan,” kata Andi Utta.

Andi Utta menyambut gembira pelantikan Andi Sudirman sebagai Gubernur Sulawesi Selatan yang definitif, pasalnya ia meyakini bahwa sinergitas antara Kabupaten Bulukumba dengan Pemerintah Provinsi akan semakin baik dan produktif.

Karena pada saat Andi Sudirman Sulaiman masih menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Sulsel, ia begitu perhatian terhadap pembangunan di Kabupaten Bulukumba.

Salah satu proyek yang direncanakan oleh Andi Utta dan didukung oleh Andi Sudirman yaitu pembangunan bendungan di Desa Kahayya, Kecamatan Kindang. Rencana ini telah dibicarakan secara intens saat Andi Sudirman Sulaiman menghadiri peringatan Hari Jadi Kabupaten Bulukumba pada awal Februari yang lalu.

Menindaklanjuti rencana tersebut, Kepala Bappelitbangda Bulukumba Andi Syamsul Mulhayat telah diundang Pemerintah Provinsi untuk membicarakan rencana pembangunan bendungan tersebut serta beberapa kegiatan pembangunan dari bantuan keuangan provinsi. Hasilnya, diupayakan tahun ini Feasibility Study (FS) Bendungan Kahayya bisa segera dirampungkan.

“Harapan kami tentu dengan dilantiknya Andi Sudirman sebagai gubernur semakin memperkuat sinergitas antara Pemda dengan Pemprov, termasuk dalam merealisasikan pembangunan bendungan,” pinta Andi Utta.

Seperti yang diharapkan, jika bendungan itu terbangun, ketersediaan air akan mencakup seluruh kecamatan di Bulukumba, termasuk untuk sektor pariwisata dan pembangkit listrik tenaga hidro.

Untuk diketahui, Andi Sudirman Sulaiman lahir 25 September 1983 Saat ini berusia 38 tahun, sehingga ia memecahkan rekor sebagai gubernur termuda di Indonesia. (*)

Penulis : Alam

 Komentar

Berita Terbaru
Politik05 Mei 2026 21:53
Pelantikan Ketua KNPI Sulsel Dihiasi Dukungan Tokoh Nasional dan Daerah
MAKASSAR, Trotoar.id — Pelantikan Vonny Ameliani Suardi sebagai Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Sulawesi Selatan periode 2026–2029 m...
Daerah05 Mei 2026 18:09
Evaluasi PAD Triwulan I, Syaharuddin Alrif Instruksikan OPD Akselerasi Penggunaan QRIS
SIDRAP, Trotoar.id — Bupati Sidenreng Rappang, Syaharuddin Alrif, menginstruksikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pengelola pendapatan un...
Politik05 Mei 2026 17:47
Tiga Ketua Umum KNPI Resmi Lantik Vonny Ameliani Pimpin KNPI Sulsel 2026–2029
MAKASSAR, Trotoar.id — Vonny Ameliani Suardi resmi dilantik sebagai Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Sulawesi Selatan periode 2026–20...
Metro05 Mei 2026 17:11
Pemprov Sulsel Perkuat Integrasi Pengelolaan SDA Jeneberang, Sidang TKPSDA Bahas Sistem Informasi dan Kolaborasi Nasional
MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terus memperkuat integrasi pengelolaan sumber daya air melalui Sidang Tim Koordinasi Pen...