M Fauzi

Anggota Komisi V DPR Muhammad Fauzi Soroti Operasional Jembatan Timbang

Suriadi
Suriadi

Jumat, 18 Maret 2022 17:02

Anggota Komisi V DPR Muhammad Fauzi Soroti Operasional Jembatan Timbang

Trotoar.id, Karawang — Anggota Komisi V DPR RI Muhammad Fauzi meminta Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melakukan pembenahan menyeluruh terhadap pengelolaan unit pelaksanaan penimbangan kendaraan bermotor (UPPKB) atau jembatan timbang.

Operasional di jembatan timbang diduga menyimpan banyak masalah menahun yang ujungnya berpotensi muncul praktik pungli atau main mata dengan pengendara yang over dimension and over loading (ODOL). Dampaknya membuat negara rugi sangat besar.

“ODOL ini membuat jalanan rusak karena mudah saja melewati jembatan timbang. Bayangkan sekitar Rp43 Triliun per tahun uang negara dipakai untuk memperbaiki jalan dan jembatan karena banyaknya kendaraan tak sesuai bobot yang dibiarkan lewat,” kata Fauzi saat kunjungan Sspesifik Komisi V DPR RI ke UPPKB Balonggandu Kab. Karawang, Jawa Barat, Rabu, 17 Maret 2022.

Baca Juga  Seraut Cinta Anak- Anak Indonesia Merajut Mimpi

Selain meninjau UPPKB Bolonggandu, anggota Komisi V DPR yang dipimpin Robert Rouw juga berdialog dengan perwakilan UPPKB dan Kemenhub yang diwakili Direktur Prasarana Transportasi Jalan Direktorat Jendral Perhubungan Darat Popik Montanasyah.

Dalam sesi dialog, Anggota Fraksi Partai Golkar Muhammad Fauzi mengaku sering mendapat masukan dari masyarakat agar jembatan timbang ditiadakn. Karena dinilai tidak efektif.

Kerusakan jalan akibat kelebihan tonase ini membuat kondisi jalan dan jembatan di Indonesia saat ini sangat rawan kecelakaan.

Baca Juga  Dikabarkan Sempat Menghilang Dua Hari Hingga Akan Laporkan, Pj Ketum PB HMI Kini Sudah Ada di Rumah

“Hendaknya Kemenhub mengikis praktik yang selama ini terjadi. Jalan saat ini sudah kelebihan beban hingga 40 persen. Solusinya pengetatan di jembatan timbang. Jangan sampai banyaknya masalah ini dibiarkan terus menerus dan jadi tradisi yang seolah-olah dilembagakan,” katanya.

Anggota Fraksi Partai Golkar ini berharap pencanangan Kemenhub Indonesia bebas ODOL 2023 bisa segera dimulai. Caranya dengan evaluasi, sosialisasi, pencegahan, pembinaan dan penindakan.

“Begitu juga dengan koordinasi menyeluruh dari hulu ke hilir. Mulai dari perusahaan pembuat karoseri, pengusaha angkutan, PU, Perhubungan, Pemda, TNI dan Polri. Upaya kita tidak lagi cukup dengan pendekatan humanis, jangan menyelesaikan masalah tapi menimbulkan masalah baru,” terangnya.

Baca Juga  Muhammad Fauzi Harap Kahmi Luwu Utara Terus Menebar Manfaat

Suami Bupati Luwu Utara Indah Putri Indriani ini mengatakan, Komisi V saat ini tengah menggodok revisi Undang-Undang (UU) Nomor 22 Tahun 2009 tentang LLAJ.

Dia mengatakan, Komisi V akan mendorong solusi tepat terkait masalah jembatan timbang dalam revisinya. “Kemenhub harus serius membenahi jembatan timbang ini karena dampaknya sangat besar dan menyerempet ke banyak sektor terutama soal keselamatan di jalan,” tutupnya.

Penulis : Ardi

 Komentar

Berita Terbaru
Metro24 Oktober 2026 21:57
Fatmawati Rusdi: Sulsel Siap Jadi Simpul Produksi dan Distribusi Pangan Sulampua
11 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO MAKASSAR, Trotoar.id — Sulawesi Selatan memperkuat posisinya sebagai salah satu sentra produksi sekali...
Metro24 Oktober 2026 17:52
Sulsel Fest 2026 Hadirkan 60 UMKM, Sediakan 40 Stan Gratis
12 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO MAKASSAR, Trotoar.id — Festival Koperasi dan UMKM Sulawesi Selatan 2026 (Sulsel Fest) menghadirkan pel...
Metro24 Oktober 2026 16:46
Aliyah Mustika Ilham Resmikan Identitas Baru MOMTOMOMS, Dorong Perempuan Saling Menguatkan
9 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO MAKASSAR, Trotoar.id — Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, mengapresiasi peran komunitas pe...
Metro24 Oktober 2026 13:49
Pj Sekda Sulsel Buka Musda III Permabudhi, Perkuat Kerukunan dan Kepedulian Lingkungan
10 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO MAKASSAR, Trotoar.id — Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Andi Winarno Eka Putra, m...