DPPA Makassar

DPPPA Makassar Optimis Raih Predikat Kota Layak Anak

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Jumat, 08 April 2022 17:09

Kadis PPPA Kota Makassar.
Kadis PPPA Kota Makassar.

Trotoar.id, Makassar — Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Makassar optimistis tahun ini bisa meraih predikat Kota Layak Anak (KLA).

Predikat ini diberikan Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak kepada kabupaten dan kota yang memenuhi 24 indikator pemenuhan hak dan perlindungan anak.

Kepala DPPPA Makassar, Achi Soleman mengatakan sementara dalam proses evaluasi mandiri untuk bisa meraih predikat kota layak anak dari kementerian.

“Evaluasi mandiri itu kami menginput di dalamnya kegiatan-kegiatan yang terkait dengan pemenuhan hak dan perlindungan anak. Jadi kita optimistis, Insya Allah Makassar meraih kembali Nindya untuk penghargaan kota layak anak,” kata Achi Soleman, belum lama ini.

Dia menyebutkan indikator kota layak anak terdiri dari lima klaster. Yakni, hak sipil kebebasan, lingkungan keluarga dan pengasuhan alternatif, perlindungan khusus, kesehatan dasar dan kesejahteraan, serta pendidikan pemanfaatan waktu luang dan kegiatan budaya.

Menurut Achi, Kota Makassar sudah banyak melakukan hal-hal yang sekaitan dengan pemenuhan hak anak. Hal itu dibuktikan dengan adanya regulasi yang mengatur tentang anak.

Diantaranya, Perda 5/2018 tentang Perlindungan Anak, Perda 3/2016 tentang Pemberian ASI Eksklusif, serta Perda 2/2008 tentang Pembinaan Anak Jalanan, Gelandangan, Pengemis, dan Pengamen di Kota Makassar.

“Semua dalam rangka untuk pemenuhan hak anak, untuk beberapa klaster lainnya juga memang kami dibantu oleh OPD yang terkait dengan penanganan anak. Misalnya, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, dan Dinas Pendidikan,” tutur dia.

“Ada juga Dinas Perpustakaan, Dinas Pariwisata, dan Dinas Kebudayaan yang terkait dengan kegiatan anak. Termasuk di dalamnya bagaimana intervensi penanganan untuk anak-anak disabilitas,” tambah Achi.

Kata Achi, berdasarkan data yang masuk saat ini angka Makassar adalah 870 dari seribu yang ditargetkan untuk penilaian mandiri ini. Dengan angka tersebut, itu berarti upaya-upaya yang dilakukan untuk pemenuhan indikator mandiri sudah di atas rata-rata.

“Nanti kita lihat hasil verifikasi yang dilakukan oleh kementerian, semoga nilainya ini tidak drop dan apa yang kami lakukan ini disertai dengan pembuktian. Jadi masing-masing kegiatan yang ada di OPD ini yang kami insert masuk,” tutup dia.

Penulis : Alam

 Komentar

Berita Terbaru
Nasional29 Juli 2026 20:06
Gebrak Panggung Dunia, Putra Asal Majene Raih Gelar Grand Champion ALOHA di Panama
PANAMA, Trotoar.id – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan putra bangsa di kancah internasional. Herson Rasyha Wilajaya (14), siswa SMP IT Al Bir...
Metro29 Juli 2026 19:59
Wali Kota Munafri Sambut Rakernas BAMAGNAS V, Tegaskan Makassar Kota Toleran dan Terbuka
MAKASSAR, Trotoar.id – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan komitmen Pemerintah Kota Makassar untuk terus menjaga kerukunan umat beraga...
Parlemen29 Juli 2026 19:56
SiAKSES Ubah Layanan Keuangan DPRD Makassar, Notifikasi Hak Anggota Dewan Kini Masuk ke WhatsApp dalam Hitungan Detik
MAKASSAR, Trotoar.id – Sekretariat DPRD Kota Makassar menghadirkan inovasi digital dalam pengelolaan keuangan melalui Sistem Akuntabilitas dan Trans...
Pendidikan29 Juli 2026 16:46
PKG di SDI Bangkowa Jangkau 51 Siswa, Puskesmas Batumalonro Perkuat Skrining Kesehatan Anak dan Edukasi Imunisasi
GOWA, Trotoar.id– UPT Puskesmas Batumalonro terus mengoptimalkan pelaksanaan Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) bagi anak usia sekolah sebag...