Trotoar.id, Makassar – Charta Politik Indonesia menyebutkan jika jika Pemilih PDIP lebih condong memilih Ganjar Pranowo menjadi Presiden ketimbang Puan Maharani.
Berdasarkan hasil simulasi berdasarkan pilihan Partai, yang dilakukan Charta Politika, dimana pada simulasi, 68,5 persen pemilih PDIP akan memilih Ganjar Pranowo, sementara Puan Maharani cuma 6,2 persen
“68,5 persen pemilih PDIP memilih Ganjar sebagai Presiden, itu terbaca dalam simulasi pemilihan 10 nama berdasarkan pilihan partai politik,” kata Direktur Eksekutif Charta Politika Indonesia, Yunarto Wijaya.
Baca Juga :
Simulasi tersebut juga merekam beberapa nama seperti Prabowo Subianto sebanyak 9,7 persen, Menparekraf Sandiaga Uno sebesar 1,7 persen, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil sebesar 2,8 persen, Ketum Partai Demokrat Agus Harimurti, sebesar 1 persen.
Tidak itu saja, pemilih PDIP juga memilih Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sebesar 1 persen, Menteri BUMN Erick Thohir sebesar 1,7 persen, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto sebesar 0,7 persen dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebesar 4,5 persen. Sedangkan yang tidak menjawab atau tidak tahu sebesar 2,1 persen.
Menurut Yunarto, dalam survei itu juga PDIP menjadi partai yang banyak didukung oleh publik dengan elektabilitas 24,1 persen.
“Pada partai politik, sampai dengan saat periode dilakukan PDIP masih menjadi pilihan tertinggi publik,” ucapnya, dikutip Warta ekonomi.co.id
Survei Charta Politika ini dilakukan pada 25 Mei-2 Juni 2022 dengan metode wawancara tatap muka. Penentuan sampel pada survei dilakukan dengan metode multistage random sampling, terhadap 1.200 responden dengan margin of error sebesar 2,83% dan quality control 20 persen dari total sampel.




Komentar