Dinkes Makassar

Ada Jamaaah Calon Haji Asal Makassar Tertunda Berangkat ke Tanah Suci, Dinkes: Terinfeksi Covid-19

ANTI CIBOL
ANTI CIBOL

Jumat, 17 Juni 2022 14:45

3D illustration of Coronavirus, virus which causes SARS and MERS, Middle East Respiratory Syndrome
3D illustration of Coronavirus, virus which causes SARS and MERS, Middle East Respiratory Syndrome

Makassar, trotoar.id – Seorang Jamaah Calon Haji (JCH) asal Kota Makassar yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) pertama terpaksa harus menunda keberangkatannya untuk menunaikan ibadah haji ke tanah suci.

Pasalnya, setelah menjalani tes kesehatan di Dinas Kesehatan (Dinkes) Makassar, jamaah calon haji berjenis kelamin perempuan (50 tahun) itu dinyatakan positif Covid-19 berdasarkan hasil tes PCR.

Kepala Bidang Kesehatan Haji, dr Muhammad Haskhar Hasan mengatakan, jamaah tersebut diketahui terinfeksi Covid-19 dari hasil pemeriksaan dokumen kesehatan.

“Di kloter pertama, kami menemukan satu orang calon jamaah haji positif Covid-19. Yang bersangkutan ternyata terkonfirmasi Covid-19 sesuai hasil dokumen pemeriksaan kesehatan dari Dinkes. Kondisi calon jamaah ini termasuk dalam kategori tanpa gejala, dan termasuk golongan ringan,” jelasnya.

Dia menuturkan, saat ini jamaah calon haji tersebut diminta untuk melakukan isolasi mandiri di rumahnya. Karena untuk dirawat di Rumah Sakit tidak memungkinkan.

“Kita tidak merujuknya ke rumah sakit, karena yang bersangkutan tidak memiliki gejala berat. Makanya kita menyarankan dia untuk isolasi mandiri saja di rumah,” ujar Kepala KKP Makassar ini kepada awak media.

Dia menjelaskan, pihaknya telah memberikan edukasi kepada jamaah terpapar Covid-19 ini tidak lantas membuat status keberangkatannya ke Tanah Suci dibatalkan.

“Keberangkatannya hanya ditunda. Dia tetap bisa berangkat. Nanti akan kami berikan surat keterangan ke Kemenag terkait kondisi kesehatan jamaah ini, jika sudah dinyatakan sehat dan sembuh dari Covid-19,” jelasnya.

Jamaah asal Makassar ini, lanjut Haskhar, diberikan waktu untuk isolasi mandiri selama lima hari. Setelah lima hari isolasi mandiri, petugas kesehatan akan melakukan pemerikaaan PCR lagi untuk memastikan kondisi kesehatannya.

Untuk memulihkan kondisi jamaah kesehatan, jamaah dianjurkan untuk mengonsumsi makanan bergizi dan vitamin.

Penulis : Alam

 Komentar

Berita Terbaru
Daerah05 Juni 2026 21:03
Pemkab Luwu dan PT Masmindo Perkuat Fordes MATAPPA, Luncurkan Program Jaga Desa
LUWU, TROTOAR.ID — Pemerintah Kabupaten Luwu bersama PT Masmindo Dwi Area memperkuat Forum Desa (Fordes) MATAPPA sekaligus meluncurkan Program Jaga ...
Metro05 Juni 2026 21:00
Wawali Makassar Buka Simposium Nasional IKARGI XIII dan Konferensi Internasional 2026
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, resmi membuka The 13th National Symposium of the Indonesian Association of De...
Metro05 Juni 2026 20:56
Di Forum RUU Pangan, Wali Kota Makassar Tawarkan Solusi Smart Greenhouse
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menawarkan solusi pertanian modern berbasis smart greenhouse dalam forum kunjungan ker...
Nasional05 Juni 2026 20:37
Kemnaker Gandeng Boga Group Perluas Akses Kerja bagi Lansia
JAKARTA,TROTOAR.ID — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) bekerja sama dengan Boga Group membuka peluang kerja bagi masyarakat lanjut usia melalui...