Partai Golkar

Golkar Sulsel Menuju “Kehancuran”? Ini Pendapat Pengamat

ANTI CIBOL
ANTI CIBOL

Senin, 20 Juni 2022 17:09

Bendera Partai Golongan Karya (Golkar)
Bendera Partai Golongan Karya (Golkar)

Trotoar.id, Makassar –  Keretakan yang terjadi di tubuh Internal Partai Golkar Sulsel saat ini akan menjadi ancaman besar bagi Partai Golkar untuk dapat mempertahankan predikat sebagai pemenang pemilu tahun pada 2024 akan datang. 

Sebab, kekuatan Partai Golkar sebenarnya  ada pada solidaritas dan kekompakan kader untuk menghadapi kompetisi lima tahunan.

Olehnya itu muncul wacana soal dorongan pelaksanaan Musyawarah Luar Biasa (Musdalub) sebagai salah satu cara untuk menyelamatkan partai Golkar dari kehancuran yang akan dihadapi 

Mengenai hal tersebut, pengamat politik Universitas Hasanuddin (Unhas) Hasrullah  menilai jika proses politik sejak paca musda Golkar di Jakarta tahun 2020 yang lalu sampai saat ini tidak menunjukkan hasil yang positif. 

Sebab sampai saat ini soliditas dan kekompakan kader partai Golkar di Sulsel masih dipertanyakan, hal itu jelas menurut dia ada pada Leadership seorang pemimpin. 

“Leadership seorang pemimpin sangat dibutuhkan untuk menjalankan roda organisasi dan mensolidkan kader, apa lagi Golkar akan menghadapi kompetisi lima tahunan,” Katanya 

Jika leadership seorang pemimpin, tidak mampu merangkul kadernya, maka perpecahan tidak dapat di hindari, sebab perpecahan dan proses tata kelola organisasi akan semrawut

Dalam proses organisasi, yang namanya komunikasi organisasi dan politik sangat di butuhkan, sebab itulah yang akan mendorong semangat militansi kader. 

Hasrullah yang pernah menjadi kader AMPI juga membandingkan pola kepemimpinan Taufan Pawe dengan pendahulunya, dimana Pendahulunya mampu merangkul seluruh faksi-faksi yang ada dan dijadikan sebuah kekuatan politik 

“Saya melihat ada perbedaan sangat jauh dari kepemimpinan yang dulu, seperti di zaman, Amin Syam, SYL dan NH, mereka semua mampu dapat merangkul seluruh faksi-faksi yang ada, sehingga penyatuan faksi dijadikan kekuatan besar, namun itu tidak terlihat dalam proses kepemimpinan di partai Golkar saat ini, ” Katanya 

Apalagi ruang komunikasi Ketua Golkar Sulsel dengan perangkat organisasi serta strukturnya  termasuk dengan sejumlah para senior Golkar tidak terjalin dengan baik, dan jelas itu akan membahayakan partai Golkar sendiri 

“Kalau saluran informasi tidak terdistribusi dengan baik (Buntu) , maka akan terjadi ketidak pastian, inilah yang terjadi saat ini di Golkar, kader tidak lagi merasa di hargai di rumahnya sendiri, sehingga dia memilih diam ” Ungkapnya 

Lanjut Hasrullah jika pun pada proses kepemimpinan saat ini ada orang yang dianggap sebagai pesaing, itu harus di buang, karena dalam sebuah manajemen organisasi kepentingan organisasi di atas dari kepentingan orang perorang atau kelompok tertentu 

Penulis : Lutfi

 Komentar

Berita Terbaru
Daerah26 Mei 2026 00:38
Bulukumba Berkurban 1.936 Ekor, Sapi Bantuan Presiden Tembus 914 Kg
BULUKUMBA, TROTOAR ID — Kabupaten Bulukumba mencatat peningkatan jumlah hewan kurban pada Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah/2026. Total sebanyak 1.93...
Daerah26 Mei 2026 00:32
Shalat Idul Adha Dipusatkan di Kantor Bupati dan Gedung Ammatoa
BULUKUMBA,TROTOAR.ID — Pelaksanaan Shalat Idul Adha 1447 Hijriah di Kabupaten Bulukumba rencananya akan dipusatkan di halaman Kantor Bupati Bulukumb...
Politik25 Mei 2026 23:50
Golkar Sulsel Tebar 6 Sapi Kurban, Diingatkan Tak Sekadar Seremonial
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Partai Golkar Sulawesi Selatan menyiapkan enam ekor sapi untuk disembelih pada momentum Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah/2026...
Politik25 Mei 2026 22:56
Tebar 45 Sapi Kurban, Ridwan Wittiri: Idul Adha Momentum Perkuat Solidaritas
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Ridwan A. Wittiri, memanfaatkan momentum Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah/2026 untuk be...