Pemda Lutra

Dekranasda dan DP2KUKM Gali Potensi Lima Kelompok Pengrajin Unggulan Luwu Utara

Suriadi
Suriadi

Rabu, 06 Juli 2022 22:14

Dekranasda dan DP2KUKM Gali Potensi Lima Kelompok Pengrajin Unggulan Luwu Utara

Trotoar.id, Luwu Utara — Lima Kelompok Pengrajin Unggulan di Kabupaten Luwu Utara binaan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Luwu Utara mendapatkan program pembinaan dan pendampingan.

Program pembinaan ini dilaksanakan Dekranasda bekerjasama dengan DP2KUM. Program ini bertujuan membantu memberikan masukan bagaimana meningkatkan kualitas produk agar bisa bersaing dengan produk dari daerah lain.

Lima Kelompok Pengrajin tersebut adalah Rotan Patikala (Desa Sepakat, Masamba), Masamba Meubeler (Laba, Masamba), Hazna Craft (Baku Baku, Malbar), Rundun Lolo (Rinding Allo, Rongkong), dan Desi Rajut (Uraso, Mappedeceng).

Kelompok Rotan Patikala Desa Sepakat Kecamatan Masamba jenis usaha yang dilakukan adalah usaha kerajinan rotan. Kelompok Masamba Meubeler Desa Laba Kecamatan Masamba, usaha yang dilakukan adalah kerajinan akar kayu.

Sementara kelompok Hazna Craft Desa Baku Baku Kecamatan Malbar, usaha yang dilakukan kerajinan tempurung kelapa. Berbeda dengan Hazna Craft, kelompok Rundun Lolo Desa Rinding Allo, Rongkong, usahanya adalah kerajinan Tenun Rongkong.

Untuk Kelompok Desi Rajut Desa Uraso Kecamatan Mappedeceng, usaha yang dilakukan adalah kerajinan rajutan. Pembinaan Kelompok Kerajinan Unggulan Luwu Utara ini dilaksanakan selama empat hari, dimulai tanggal 5 – 8 Juli 2022.

Ketua Dekranasda Luwu Utara, Rahma Nursaid, mengatakan bahwa kegiatan ini selain untuk silaturahmi, juga sebagai upaya membantu para pengrajin meningkatkan keterampilannya agar lebih kreatif dan inovatif dalam usaha kerajinannya.

“Sebenarnya kegiatan ini adalah kegiatan rutin Dekranasda Luwu Utara, dengan melibatkan DP2KUKM yang tujuannya adalah untuk bersilaturahmi, sekaligus melakukan pembinaan terhadap lima kelompok pengrajin unggulan daerah,” kata Rahma.

Rahma berharap, dengan kegiatan pembinaan tersebut, dapat terjalin komunikasi yang baik antara kelompok pengrajin, Dekranasda dan pemerintah daerah. “Kita ingin memberikan masukan kepada para pengrajin agar produknya bisa bersaing,” jelasnya.

Sementara Kepala DP2KUKM melalui Kabid Perindustrian, Jafar Kadoeng, mengatakan, kegiatan ini lebih kepada bagaimana mencari solusi terhadap masalah yang dihadapi kelompok. “Kita ingin membantu carikan solusi terhadap masalah yang dihadapi pengrajin, seperti peralatan dan pemasaran,” terangnya. (LH)

 Komentar

Berita Terbaru
Parlemen03 Agustus 2026 20:32
Serapan APBD Sulsel Baru 41 Persen, Banggar DPRD Soroti Rp6,2 Triliun Anggaran Masih Mengendap
MAKASSAR, Trotoar.id – Badan Anggaran (Banggar) DPRD Provinsi Sulawesi Selatan mulai memberi perhatian serius terhadap rendahnya realisasi Anggaran ...
Politik03 Agustus 2026 20:12
Dasco Buka Rakorda Gerindra Sulsel, DPP Siapkan “Kejutan Politik” di Makassar
MAKASSAR, Trotoar.id – Ketua Harian Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra, Prof. Sufmi Dasco Ahmad, dijadwalkan membuka langsung Rapat Koordina...
Uncategorized03 Agustus 2026 17:08
Sufmi Dasco Dijadwalkan Buka Rakorda Gerindra Sulsel
MAKASSAR, Trotoar.id – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Sulawesi Selatan akan menggelar Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) pada 4 Agustus ...
Daerah03 Agustus 2026 16:35
Belajar dari Malang, TP PKK Bulukumba Perkuat Strategi Turunkan Stunting dan Bangun Kolaborasi Antar Daerah
Malang, Trotoar.id – Upaya menekan angka stunting dan memperkuat ketahanan keluarga tidak mengenal batas wilayah. Semangat itulah yang membawa Tim P...