DPRD Makassar

Ketua DPRD Makassar: Pembangunan Rel Kereta Api Dengan At Grade Akan Matikan Ekonomi Nelayan

Suriadi
Suriadi

Senin, 18 Juli 2022 17:27

Ketua DPRD Makassar Rudianto Laloo Berbaju Putih Mendampingi Walikota Makassar Dalam Memberikan Penjelasan soal Pembangunan Jalur Kereta Api Maros-Makassar, Digedung DPRD Makasasar, Senin 18 Juli 2022
Ketua DPRD Makassar Rudianto Laloo Berbaju Putih Mendampingi Walikota Makassar Dalam Memberikan Penjelasan soal Pembangunan Jalur Kereta Api Maros-Makassar, Digedung DPRD Makasasar, Senin 18 Juli 2022

Trotoar.id, Makassar –Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar Rudianto Lallo mendukung langkah pemerintah kota makassar untuk mempertahankan komitmen awal atas pembangunan rel kereta api layang maros-Makassar 

Hal itu ditegaskan Politisi Nasdem dihadapan awak media saat menggelar jumpa pers terhadap terkait opini yang menyatakan pemkot menolak pembangunan jalur kereta api.

“Kita mendukung sikap pemerintah kota makassar untuk tetap pada prinsip pembangunan rel kereta api layang dan tidak diatas tanah, karena akan menimbulkan dampak lingkungan kedepannya,” Kata Politisi Nasdem tersebut. 

Baca Juga  Rudianto Lallo Terima Laporan Hasil Pemeriksaan LKPD 2023 di BPK Sulsel

Apalagi daerah yang akan dilalui jalur rel kereta api itu merupakan wilayah pemukiman nelayan, sehingga jika balai kereta api memaksakan untuk memmbangun kereta api dengan sistem at grade bukan solusi, karena akan mematikan mata pencaharian masyarakat.

Sehingga dia berharap agar kiranya, proses pembangunan rel kereta api tetap mengacu pada perda RTRW yang telah dibuat pemerintah kota bersama dengan DPRD Kota Makassar. 

Baca Juga  Bupati Buka Konferensi Kerja Tingkat Kabupaten Pgri Bulukumba

“Kita tegaskan akan melawan jika perda RTRW yang kami buat dilabrak, kami tidak mau produk hukum yang kami hasilkan dikesampingkan,kami tetap mendukung pemerintah kota dalam mendorong sistem Elevated jalur rel kereta Api,”Kata Politisi PArtai Nasdem 

Lanjut Rudianto Lallo, Balai Kereta api harusnya bisa memahami kondisi daerah, sebab ada beberapa hal mengapa pemerintah kota makassar mendorong kereta melayang di makassar karena faktor sosial, ekonomi dan ekosistem alam yang harus dijaga 

Baca Juga  Fraksi Gerindra DPRD Makassar Pantau Program Makan Bergizi Gratis (MBG)

Bahkan soal lebar area lahan yang akan di bebaskan dirinya mendukung pemerintah kota yang telah menyiapkan lebar area 5 meter untuk pembangunan tiang rel layang kereta api yang digagas pemerintah.

“Coba lihat di maros ada elevated disana masa di makassar tidak bisa, apalagi sistem elevated rel kereta api juga diterapkan di beberapa kota besar seperti bandung, mengapa makassar tidak apakah,”ucapnya

Penulis : Addy

 Komentar

Berita Terbaru
Metro05 November 2026 15:18
HUT ke-419 Makassar, Diskominfo Siapkan Dua Award untuk Perkuat Komunikasi dan Layanan Publik
MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Kota Makassar menyiapkan dua ajang penghargaan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-419 Kota Makass...
Politik05 November 2026 15:05
Aktivis FRAKSI Sebut Isu Dasco Jadi Cawapres sebagai Pengalihan Isu, Minta Kasus Penyadapan Diusut Tuntas
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Munculnya isu Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad bakal menjadi calon wakil presiden menuai sorotan di tengah mencuatnya kas...
Metro05 November 2026 11:14
HUT ke-419 Makassar, Pasar Murah Tawarkan Paket Sembako Rp63 Ribu di Lima Kecamatan
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Pemerintah Kota Makassar menghadirkan program pasar murah sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-...
Metro04 November 2026 17:35
Misi Dagang Sulsel-Jatim Catat Transaksi Rp5,46 Triliun, Andi Sudirman Dorong Perluasan Pasar dan Investasi
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Misi Dagang dan Investasi antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur mencatat nilai trans...