Trotoar.id, Makassar – Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Selatan menyoroti soal minimnya realisasi serapan anggaran yang ada di Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR).
Apalagi hingga triwulan kedua realisasi anggaran dari pagu Rp 1.02 Triliun baru terserap sekitar Rp150 miliar atau 14,75 persen.
Wakil ketua Komisi D Jhon Rende Mangontang mengungkapkan jika, realisasi anggaran di dinas P{UTR jauhd ari target yang seharusnya dilakukan sehingga dalam rapat membahas evaluasi realisasi anggaran KOmisi D memberi warning bagi PUTR
“Kita beri warning bagi PUTR karena di semester pertama atau triwulan kedua realisasi anggaran baru 14,75 persen yang jauh dari harapan, KIta minta Dinas PUTR agar mempercepat realisasi fisik dan keuangan,” kata Wakil Ketua Komisi D DPRD Sulsel Jhon Rende Mangontan usai rapat kerja bersama Dinas PUTR di gedung DPRD Sulsel, Kamis (28/7/2022).
berdasarkan data yang disampaikan kepala dinas PUTR, Astina Abbas, menyebutkan hingga saat ini terealisasi baru mencapai Rp 150,9 miliar dengan realisasi keuangan 14,75%. Sementara realisasi fisik baru sekitar 18,46%.
“Malah ada program yang realisasi keuangan sebesar 11,18%, tapi fisiknya baru 8,79%. Ini tidak nyambung, sehingga asumsi saya bahwa kemungkinan ini baru uang mukanya yang terealisasi, tapi baru dikerjakan sekarang,” tuturnya, ucapnya
Politisi Golkar ini menyatakan jika pemerintah akan sangat sulit untuk menuntaskan sejumlah program realisasi keuangan dan fisik hingga akhir tahun 2022.
“Kalau dilihat progres fisiknya, saya betul-betul khawatir apakah ini bisa selesai tahun ini, apalagi kalau masih ada yang belum tender. “ Tegasnya
Dilokasi yang sama ketua Komisi D DPRD Sulsel, Rachmatika Dewi menyayangkan sebab rendahnya realisasi anggaran yang dilakukan oleh dinas PUTR apalagi PUTR merupakan satu OPD dengan anggaran yang cukup besar.
“Ini kan sudah triwulan III, apakah memungkinkan kegiatan-kegiatan di Dinas PUTR ini bisa dilaksanakan sampai akhir tahun? Kita berharap sebenarnya ibu kadis menyampaikan secara riil apa yang bisa jalan, dan program apa yang rasa-rasanya agak berat,” bebernya.




Komentar