Pemda Luwu Utara

Bupati Indah Paparkan Strategi Tingkatkan Mutu dan Akses Layanan Pendidikan di Luwu Utara

ANTI CIBOL
ANTI CIBOL

Rabu, 31 Agustus 2022 22:02

Bupati LUwu Utara Indah Putri Indriani Pada Kegiatan Lokakarya peningkatan Mutu Pendidikan
Bupati LUwu Utara Indah Putri Indriani Pada Kegiatan Lokakarya peningkatan Mutu Pendidikan

Trotoar.id, Luwu Utara — Bupati Kabupaten Luwu Utara, Indah Putri Indriani, memaparkan bahwa masih banyak pekerjaan rumah (PR) yang harus diselesaikan dan dituntaskan dalam mewujudkan kualitas pendidikan yang jauh lebih baik di masa-masa mendatang. Salah satunya menuntaskan kebijakan wajib belajar 12 tahun pada anak usia sekolah.

Hal ini Indah katakan saat membuka kegiatan Lokakarya Peningkatan Mutu dan Akses Layanan Pendidikan dalam Mendukung Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Luwu Utara di Aula Hotel Bukit Indah, Masamba, Selasa (30/8/2022).

Lokakarya ini dilaksanakan oleh Dinas Pendidikan Luwu Utara bekerjasama dengan USAID ERAT.

“Pemerintah ingin minimal anak-anak menuntaskan 12 tahun belajar, dan PR kita masih sangat besar, utamanya dalam mengakselerasi peningkatkan IPM,” beber Indah.

Dikatakannya, kebijakan wajib belajar 12 tahun harus menjadi atensi karena salah satu tantangan pendidikan adalah bagaimana menuntaskan wajib belajar 12 tahun.

“PR kita di sektor pendidikan masih sangat banyak, terutama kebijakan wajib belajar 12 tahun. Sudah banyak kebijakan terkait regulasi dan kebijakan anggaran. Tinggal bagaimana mengoptimalkan implementasi dari kebijakan, kemudian mengoptimalkan anggaran yang ada, sehingga mutu dan akses layanannya dapat meningkat,” imbuhnya.

Ia menambahkan bahwa IPM sektor pendidikan memegang peranan kunci dalam meningkatkan mutu dan akses layanan pendidikan di Luwu Utara.

Indah menyebutkan, ada dua komponen pembentukan IPM pada sektor pendidikan, yaitu rata-rata lama sekolah dan harapan lama sekolah. Keduanya menjadi kunci, maju tidaknya sebuah pendidikan.

Untuk itu, Bupati beralias IDP ini berharap melalui lokakarya yang berlangsung selama dua hari ini, dapat berjalan dengan baik, serta bersama-sama mengidentifikasi seluruh persoalan yang ada di sektor pendidikan serta memberikan desain strategi yang tepat dalam meningkatkan mutu dan akses pelayanan pendidikan di Kabupaten Luwu Utara.

“Kita harap kepada semua pihak terkait untuk bersama-sama mengidentifikasi rata-rata lama sekolah dan harapan lama sekolah, sehingga kita berharap pula dapat mendesain strategi yang paling tepat untuk meningkatkan mutu layanan dan akses layanan pendidikan di Kabupaten Luwu Utara,” pungkas Bupati perempuan pertama di Sulsel ini. (ZJA/LH)

Penulis : Ady

 Komentar

Berita Terbaru
Daerah10 Juni 2026 20:08
Dari Daerah Persinggahan Menuju Destinasi Unggulan, Barru Perkuat Kolaborasi dengan Kementerian Pariwisata
JAKARTA,TROTOAR.ID — Tekad Pemerintah Kabupaten Barru untuk bertransformasi dari sekadar daerah persinggahan menjadi destinasi wisata unggulan menda...
Daerah10 Juni 2026 19:52
Ikuti MTQ VIII Tingkat Provinsi, Korpri Bulukumba Optimistis Mampu Bersaing
BULUKUMBA, TROTOAR.ID – Pemerintah Kabupaten Bulukumba menegaskan komitmennya dalam memperkuat nilai-nilai keagamaan sekaligus membina Aparatur Sipi...
Parlemen10 Juni 2026 19:51
Pansus Pajak Daerah Bahas Soal Kenaikan Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB)
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Panitia Khusus (Pansus) DPRD Provinsi Sulawesi Selatan menggelar Rapat Lanjutan Ekspose terkait Rancangan Peraturan Daerah (R...
Metro10 Juni 2026 19:02
Uni Eropa Lirik Makassar, Appi Perkuat Jejaring Global dan Buka Peluang Investasi Indonesia Timur
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menerima kunjungan resmi Antoine Ripoll, Minister Counsellor for Parliamentary and Civ...