Pemda Lutra

Hadiri Lokakarya Peta Jalan Kakau, Bupati: Lutra Penghasil Kakao Terbesar di Sulsel

Suriadi
Suriadi

Kamis, 29 September 2022 19:27

Bupati Luwu Utara Indah Putri Indriani menghadiri pembukaan lokakarya peta jalan kakao lestari di Luwu Utara. 
Bupati Luwu Utara Indah Putri Indriani menghadiri pembukaan lokakarya peta jalan kakao lestari di Luwu Utara. 

Trotoar.id, Masamba –Bupati Luwu Utara Indah Putri Indriani menghadiri pembukaan lokakarya peta jalan kakao lestari di Luwu Utara. 

Lokakarya yang dipusatkan di Aula Hotel Bukit Indah Masamba juga di hadiri Hasrul Hafid rainforest Alliance, PT. Mars Fajar manajer cacao Academy PT. Mars. 

Pada kesempatan tersebut Bupati Luwu Utara, menyampaikan pemerintah daerah memiliki berkomitmen dalam pengelolaan kakao lestari yang kemudian diwujudkan dalam penyusunan peta jalan ( Road Map) Kakao Lestari di kabupaten Luwu Utara. 

“Dengan penyusunan Peta jalan artinya apa yang harus kita lakukan dalam rangka menuju pada tujuan akhir untuk mewujudkan Kakao Lestari, Rakyat Sejahtera,” Ungkap Indah PUtri Indriani 

Menurutnya, penyusunan peta kakao lestari telah melalui beberapa tahap dan kolaborasi berbagai pihak dalam upaya mengembalikan kejayaan Kakao di Luwu Utara diantaranya menyempurnakan dokumen peta jalan kakao lestari

Pihaknya juga mengapresiasi setinggi-tingginya atas inisiatif dalam memberikan perhatian dan support terhadap pembangunan di Kab. Luwu utara yang saat ini sedang melakukan percepatan pembangunan. 

Dimana lanjutnya, Luwu Utara merupakan salah satu daerah penghasil kakao terbesar di provinsi Sulawesi Selatan,  dengan menyumbang sekitar 30 persen terhadap produksi kakao provinsi. 

“Dalam RPJMD terdapat program unggulan BISA bersaing yakni peningkatan daya saing daerah meliputi pengembangan padi sawah berkelanjutan, satu abadi, kakao Lestari dan kopi berkualitas,” Ungkapnya 

Menurutnya Luwu utara memiliki modal yang besar dalam mengembangkan komoditas kakao secara berkelanjutan  dengan mempertimbangkan isu strategis pengelolaan kakao saat ini antara lain penataan dan alokasi lahan untuk pengembangan komoditas kakao sesuai dengan lahan, 

Apalagi sebagian besar kebun kakao merupakan kebun rakyat yang membutuhkan peningkatan keahlian petani dalam rangka perbaikan produktivitas kakao dan terakhir perbaikan pasar dan rantai nilai yang efisien dan berkeadilan bagi petani. 

Sementara Tania Dari World Agroforestry ( ICRAF) menjelaskan, terkait peta jalan (RoadMap) kakao lestari di Luwu utara sudah melakukan beberapa pertemuan dengan pemangku kepentingan dalam kelompok kerja kakao lestari untuk mengembalikan kejayaan kakao. 

“Bagaimana  memajukan kakao di Luwu utara agar masyarakat mendapatkan kebermanfaatan dari pengolahan kakao secara berkelanjutan, ini salah satu komoditas unggulan di 5 “BISA ” Pungkasnya 

Penulis : SRS

 Komentar

Berita Terbaru
Politik26 Agustus 2026 16:29
Golkar Sulsel Tunjuk Andi Patarai Amir sebagai Plt Ketua DPD II Golkar Maros
MAROS, Trotoar.id — Partai Golkar Sulawesi Selatan menunjuk Andi Patarai Amir sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Mar...
Metro25 Agustus 2026 19:28
Appi Geram Data Iuran Sampah Tak Seragam, Camat-Lurah Diminta Cek Rumah Warga
MAKASSAR, Trotoar.id — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, memberikan ultimatum kepada seluruh camat untuk segera membenahi data penerima program...
Metro25 Agustus 2026 10:23
Wali Kota Appi Sapa Warga Pulau Lanjukang hingga Aksi Hijau di CPI Bersama Kepala BKN dan Wagub Sulsel
MAKASSAR, Trotoar.id — Hari libur tak membuat Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menghentikan aktivitasnya. Sejak pagi hingga sore, Appi, sapaan...
Nasional25 Agustus 2026 06:25
Dari 33 Jadi 117 Kafilah, MTQ VIII KORPRI Pulang Kampung ke Makassar
MAKASSAR, Trotoar.id — Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) VIII Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) Tingkat Nasional 2026 resmi dibuka di Lapangan...