Pemda Lutra

Wabup Suaib Mansur Optimistis Target Penurunan Stunting 14% Dapat Tercapai

ANTI CIBOL
ANTI CIBOL

Kamis, 22 Desember 2022 17:26

Wakil Bupati Luwu Utara, Suaib Mansur, optimistis target penurunan stunting 14% dapat tercapai. Namun, target ini dapat dicapai asalkan semua pihak dapat bergerak bersama melakukan konvergensi program dalam mengakselerasi penurunan stunting.
Wakil Bupati Luwu Utara, Suaib Mansur, optimistis target penurunan stunting 14% dapat tercapai. Namun, target ini dapat dicapai asalkan semua pihak dapat bergerak bersama melakukan konvergensi program dalam mengakselerasi penurunan stunting.

Trotoar.id, Makassar — Wakil Bupati Luwu Utara, Suaib Mansur, optimistis target penurunan stunting 14% dapat tercapai. Namun, target ini dapat dicapai asalkan semua pihak dapat bergerak bersama melakukan konvergensi program dalam mengakselerasi penurunan stunting.

“Meski mengalami tren penurunan, tetapi untuk mencapai target nasional 14%, semua pihak harus bergerak melakukan program dan kegiatan dalam mendukung dan mengakselerasi penurunan stunting,” kata Suaib usai Rapat Evaluasi Komunikasi Informasi dan Edukasi Percepatan Penurunan Stunting yang dilaksnakan DP3A-Dalduk KB, Selasa (20/12/2022), di Hotel Novotel, Makassar

Suaib yang juga Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Luwu Utara, menilai penurunan angka stunting di Sulawesi Sekatan menjadi target bersama yang harus dicapai secara holistic dan terintegerasi.

“Melihat angka prevalensi balita stunting di Luwu Utara tahun 2018 sebesar 31,10%, tahun 2019 turun 18,51%, tahun 2020 19,65%, serta yang terakhir 2021, turun menjadi 12,70%, maka kita harus optimistis target tersebut dapat tercapai,” ucap Suaib yakin.

Suaib yang juga Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Luwu Utara berharap sebelum 2024, target tersebut sudah dapat dicapai.

Sementara Kepala Dinas DP3A-Dalduk KB Provinsi Sulsel, Andi Mirna, mengatakan bahwa pemerintah telah menetapkan stunting sebagai isu prioritas nasional dalam RPJMN 2020-2024 dengan terget penurunan signifikan dari kondisi 24,4% pada 2021 menjadi 14% pada 2024.

“Untuk memenuhi hal itu, koordinasi di semua sektor pemerintah provinsi, daerah, kecamatan hingga desa/kelurahan menjadi penting untuk memadukan, menyinkronkan dan menyinergikan program dalam upaya penurunan stunting,” ungkapnya.

“Dengan mempertimbangkan waktu yang tersisa menuju tahun 2024, maka kita harus meningkatkan cakupan pelayanan pada kelompok-kelompok sasaran di setiap wilayah yang ada di Provinsi Sulawesi Selatan,” pungkasnya.

Penulis : LH

 Komentar

Berita Terbaru
Daerah02 Mei 2026 23:37
Sekretaris Kwarcab Sidrap Buka Musyawarah Ranting Baranti 2026
SIDRAP, Trotoar.id — Gerakan Pramuka Kwartir Ranting (Kwarran) Baranti menggelar Musyawarah Ranting (Musran) Tahun 2026 di UPT SD Negeri 9 Benteng p...
Metro02 Mei 2026 23:34
Di Pelantikan HDCI, APPI Tawarkan Makassar sebagai Pusat Touring Nasional
MAKASSAR, Trotoar.id — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyambut positif berbagai event berskala nasional maupun kegiatan komunitas yang dige...
News02 Mei 2026 23:30
Pesan Wabup Nurkanaah untuk Wisudawan UT: Berikan Kontribusi Terbaik bagi Daerah
SIDRAP, Trotoar.id — Wakil Bupati Sidenreng Rappang, Nurkanaah, menghadiri sekaligus memberikan sambutan pada acara wisuda Universitas Terbuka Makas...
News02 Mei 2026 23:15
Makassar Tembus Peringkat Nasional Kota Toleran
MAKASSAR, Trotoar.id — Kepemimpinan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, kembali menorehkan pengakuan di level nasional. Di tengah dinamika sosial...