Pemprov Sulsel

Ahmadi Akil: Pasar UMKM Kerajinan Bakal Semakin Luas

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Senin, 06 Maret 2023 18:46

Kepala DInas Perindustrian Provinsi Sulsel, Ahmadi Akil
Kepala DInas Perindustrian Provinsi Sulsel, Ahmadi Akil

Trotoar.id, Makassar , — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan yang dicaplok sebagai ikon pada pameran terbesar di Asia Tenggara, Inacraft 2023 patut bangga. Selain, karya tenun asal Kabupaten Tana Toraja yang mendapatkan penghargaan, juga produk kerajinan dari kabupaten/kota lainnya yang menarik para buyer.

Kepala Dinas Perindustrian Sulawesi Selatan Ahmadi Akil mengatakan, penilaian penghargaan pada karya tenun di Inacraft punya standar tinggi. Di antaranya ramah lingkungan, etnik, dan nilai kreativitas tinggi. Ketiga kriteria itu dipenuhi oleh tenun Toraja

Baca Juga  Pengukuhan Pengurus MUI Sulsel 2021-2026, Andi Sudirman Sampaikan Berbagai Harapan

“Dia mengusung etnik kedaerahan tapi punya inovasi yang tinggi, sehingga potensi mendapatkan pasar yang lebih besar. Kualitas tenun juga sangat bagus,” ujar Akil, kemarin.

Karya tersebut juga dinilai tidak monoton dengan hanya mengandalkan ikonik Toraja pada Rumah Tongkonan, juga masih mengandalkan warna alam. Dengan penghargaan tersebut, pemerintah sebut Akil, akan terus mensupport para pelaku UMKM kerajinan untuk mendapatkan pasar yang lebih luas. Tidak hanya regional, tapi nasional dan internasional.

“Jangan sampai hari ini dapat award besok hilang. Kita cari tahu misalnya titik lemahnya di mana, pengrajinnya juga harus semakin punya keinginan untuk maju. Saya yakin setelah mendapatkan penghargaan itu termotivasi lah para pengrajin lain juga untuk maju,” beber Akil.

Baca Juga  Setelah Makassar, Gowa Peringkat Ke Dua Pasien Positif Corona

Semua tenant yang diboyong Pemerintah Provinsi Sulsel ke Inacraft 2023 juga mendapatkan masing-masing buyer dari internasional. Seperti tenant Jeneponto dilirik Australia, Barru dilirik Jepang, Soppeng dilirik Korea, dan fashion dilirik para desainer.

Tenun serat Lontar dari Takalar, Luwu Timur, dan Selayar juga diakui kehalusan anyamannya, tapi inovasi kreativitas masih kurang. Masih perlu didorong pada aspek kegunaannya.

Baca Juga  Dua Anak Meninggal Tertimpa Pohon di Sinjai, Gubernur Sampaikan Belasungkawa dan Beri Bantuan

“Teman-teman dari kabupaten fokus pada tundung saji, itu hanya regional (pasar). Ke depan bisa ke arah fashion yang nilai kegunaannya lebih luas, naisonal dan internasional,” ungkapnya.

“Kita masuk nominasi kerajinan tenun serat alam, gugur tiga besar, nilai kreativitas kurang dan monoton. Tenun serat lontar Takalar kehalusan luar biasa, pewarnaan kalah. Orang pakai tree colour kita masih monoton,” pungkasnya.

Penulis : Upi

 Komentar

Berita Terbaru
Politik23 Oktober 2026 23:18
Jelang Pelantikan Golkar Sulsel, Bendera dan Baliho Bahlil-IAS Hiasi Jalanan Makassar
8 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO MAKASSAR, Trotoar.id — Suasana Kota Makassar mulai semarak menjelang pelantikan pengurus Dewan Pimpinan...
Politik23 Oktober 2026 21:36
Golkar Sulsel Menguningkan Makassar, Konsolidasi Politik dan Ujian Empati kepada Warga
11 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO MAKASSAR, Trotoar.id — Akhir pekan ini, Makassar bukan sekadar menjadi panggung konsolidasi Partai Gol...
Metro23 Oktober 2026 19:49
Naoemi Octarina Pimpin Delegasi Sulsel, Perkuat Sinergi Dekranasda, PKK, dan Posyandu
10 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO DENPASAR, Trotoar.id — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan memperkuat sinergi program pemberdayaan ma...
Politik23 Oktober 2026 17:33
Ribuan Kader Golkar se-Sulsel Bakal Tumpah Ruah di Makassar, Ingin Bertemu Langsung Bahlil
9 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO MAKASSAR, Trotoar.id — Ribuan kader Partai Golkar dari berbagai kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan ...