Pemprov Sulsel

Di Depan Pj Sekda dan Mentor, Kadis PMD Muh Saleh Paparkan SIM Andalan

Awal Febri
Awal Febri

Senin, 22 Mei 2023 20:42

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Kadis PMD), Drs. H. Muh. Saleh M.Si, mengajukan Rancangan Proyek Perubahan Sistem Informasi Desa Andalan (SIM Andalan) pada Pelatihan Kepemimpinan Tingkat II Angkatan VII yang dilaksanakan di Pusat Pelatihan LAN RI.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Kadis PMD), Drs. H. Muh. Saleh M.Si, mengajukan Rancangan Proyek Perubahan Sistem Informasi Desa Andalan (SIM Andalan) pada Pelatihan Kepemimpinan Tingkat II Angkatan VII yang dilaksanakan di Pusat Pelatihan LAN RI.

Trotoar.id, Makassar — Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Kadis PMD), Drs. H. Muh. Saleh M.Si, mengajukan Rancangan Proyek Perubahan Sistem Informasi Desa Andalan (SIM Andalan) pada Pelatihan Kepemimpinan Tingkat II Angkatan VII yang dilaksanakan di Pusat Pelatihan LAN RI.

Dalam paparannya, Muh Saleh menjelaskan, SIM Andalan memanfaatkan konsep desa digital yang merupakan salah satu program mengurangi kesenjangan arus informasi yang terjadi di desa.

“Aplikasi Sistem Informasi Desa Andalan atau disingkat SIM Andalan dibangun untuk memberikan pelayanan yang efektif dan efisien kepada masyarakat dan percepatan pembangunan perdesaan serta membantu dalam proses pelayanan publik dan perencanaan pembangunan desa dalam mendukung pengentasan kemiskinan di desa,” demikian paparan Muh. Saleh, Senin, 22 Mei 2023.

Ia melanjutkan, terobosan teknologi digital di desa juga akan membantu mempercepat layanan dan meningkatkan akuntabilitas kinerja pemerintah desa termasuk pengembangan UMKM.

“Melalui penerapan sistem digital, penghimpunan data desa juga akan semakin rapi, terintegrasi dan memudahkan pemerintah dalam mengambil kebijakan,” paparnya.

Aplikasi SIM Andalan, kata pria kelahiran Lapri Bone 54 tahun yang lalu ini, juga menjadi identitas termoderenisasi yang menggambarkan desa informasi. Utamanya dalam memasuki era zaman sistem informasi pelayanan publik yang efektif, efisien, transparan, partisipatif dan terintegrasi.

“Kita berharap dalam waktu dekat, 21 desa di 21 Kabupaten di Sulsel sudah dapat terakses dengan layanan ini sebagai pilot project, dan selanjutnya pada tahun 2025, sebanyak 2.266 desa di Sulsel dapat terlayani,” tandasnya. (*)

Penulis : Upi

 Komentar

Berita Terbaru
Metro11 Mei 2026 17:21
Progres MYP Jalan Sulsel Capai 60 Persen, Ruas Hertasning–Bili-Bili Dikebut
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terus mempercepat pembangunan infrastruktur jalan melalui skema Multiyears Project (MYP)...
Metro11 Mei 2026 16:54
Bupati Sidrap Dukung Pembentukan Brigif dan Yonif Teritorial Pembangunan di Sulsel
SIDRAP, TROTOAR.ID — Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif, menyatakan dukungan penuh terhadap rencana pembentukan Brigade Infanteri ...
Metro11 Mei 2026 16:49
Ekonomi Sulsel Tumbuh 6,88 Persen di Triwulan I 2026, Ditopang Sektor Strategis dan Belanja Pemerintah
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Perekonomian Sulawesi Selatan menunjukkan kinerja impresif pada triwulan I tahun 2026. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik...
Metro11 Mei 2026 16:45
TP PKK Makassar Luncurkan “Goes to School”, Dorong Edukasi Pengelolaan Sampah di SMP
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Tim Penggerak PKK Kota Makassar mulai menggencarkan edukasi pengelolaan sampah di lingkungan sekolah melalui program “Goes ...