Pemda Bulukumba

Tanah Bergeser di Herlang, Sekda Ali Saleng : Akan Dikaji Pihak Unhas

Suriadi
Suriadi

Jumat, 26 Mei 2023 19:40

Sekretaris Daerah Muh Ali Saleng memantau aktifitas posko bantuan dan pengungsian korban tanah bergeser di Dusun Sappang Desa Borong Kecamatan Herlang, Jumat, 26 Mei 2023
Sekretaris Daerah Muh Ali Saleng memantau aktifitas posko bantuan dan pengungsian korban tanah bergeser di Dusun Sappang Desa Borong Kecamatan Herlang, Jumat, 26 Mei 2023

Trotoar.id, Bulukumba,- Sekretaris Daerah Muh Ali Saleng memantau aktifitas posko bantuan dan pengungsian korban tanah bergeser di Dusun Sappang Desa Borong Kecamatan Herlang, Jumat, 26 Mei 2023

Sebanyak 14 KK terpaksa harus bernaung di tenda pengungsian karena rumah mereka tidak layak untuk ditinggali akibat retak. Untuk sementara warga yang retak rumahnya diimbau untuk tidak beraktifitas di dalam rumah, karena dikhawatirkan ada pergeseran tanah susulan.

“Kita imbau untuk sementara menginap dulu di tenda, karena jangan sampai terjadi pergeseran susulan,” kata Kepala BPBD Andi Akrim Amir.

Baca Juga  3.565 RTS di Bantaeng Mulai Tersentuh Paket Sembako

Untuk konsumsi warga yang terdampak, pihak Tagana Dinsos sudah menyiapkan dapur umum termasuk menyiapkan suplai air bersih. Bantuan logistik juga sudah dipasok dari Dinsos dan Baznas Bulukumba, serta bantuan makanan siap saji, biskuit, tenda, selimut dan alat dapur dari Sentra Pangurangi Kemensos RI Takalar.

Terkait pergeseran tanah yang menyebabkan jalanan dan rumah retak, Sekda Ali Saleng mengaku sudah bersurat (menghubungi) pihak Universitas Hasanuddin untuk mengkaji fenomena pergeseran tanah di Kecamatan Herlang ini.

Kata Sekda Ali Saleng, informasi awal dari Ketua Departemen Teknik Geologi Unhas Dr. Hendra Pachri bahwa wilayah ini memang memiliki potensi pergeseran karena merupakan jalur patahan sampai Laikang Kecamatan Kajang.

Baca Juga  Kampanye di Basis Lawan, Relawan 3J dan Iwan Merapat Ke Bersalam

“Hari Senin depan, pihak Unhas akan turun melihat langsung kondisi tanah bergeser ini,” kata Ali Saleng.

Salah satu warga korban tanah bergeser, H. Mappiare Karim (70 tahun) menceritakan saat malam kejadian, hujan turun deras disertai kilat. Ia mengaku tidak merasakan pergeseran bangunan yang terjadi di bagian belakang rumahnya.

“Nanti jam 4 subuh saya bangun, pintu kamar tidak mau terbuka, setelah saya paksa, kusennya juga langsung bergeser,” ungkap Mappiare.

Baca Juga  Istri Bupati Barru Hasnah Syam Meninggal, Andi Utta Sampaikan Belasungkawa

Mappiare mengaku, sepanjang hidupnya fenomena ini adalah yang pertama kalinya terjadi di wilayahnya. Di depan rumahnya, ruas jalanan provinsi juga ikut retak beberapa meter.

Dari posko bantuan, Sekda Ali Saleng didampingi Kepala BPBD Akrim Amir meninjau jembatan runtuh yang menghubungkan Gunturu dengan Bajang. Di kesempatan tersebut, pihak Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan -Jeneberang Kementerian PUPR juga ikut meninjau beberapa titik aliran sungai yang tergerus.(*)

Penulis : Addy

 Komentar

Berita Terbaru
Daerah08 November 2026 17:47
HKN ke-62, Pemkab Barru Perkuat Komitmen Pemerataan Layanan Kesehatan
BARRU, Trotoar.id — Pemerintah Kabupaten Barru menegaskan komitmennya memperkuat kualitas dan pemerataan pelayanan kesehatan bagi seluruh lapisan ma...
Metro08 November 2026 17:44
HUT ke-419 Makassar, Appi-Aliyah Perkuat Ketahanan Pangan Lewat Festival Pangan dan Pasar Murah
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Menjaga daya beli masyarakat di tengah kebutuhan pokok yang terus menjadi perhatian menjadi salah satu fokus Pemerintah Kota ...
Metro08 November 2026 12:41
HUT ke-419 Makassar Digelar Sederhana, Pemkot Kedepankan Khidmat dan Aksi Sosial
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Pemerintah Kota Makassar memilih mengemas peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-419 Kota Makassar secara sederhana. Namun, kon...
Metro08 November 2026 11:52
Libatkan 25 NGO, DP3A Makassar Kampanyekan Stop Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Upaya melindungi perempuan dan anak dari segala bentuk kekerasan membutuhkan keterlibatan banyak pihak. Pemerintah tidak bisa...