Pemda Luwu

Hayarna Sosialisasikan Gerakan Transisi PAUD ke SD yang Menyenangkan

ANTI CIBOL
ANTI CIBOL

Selasa, 18 Juli 2023 16:46

Hayarna Sosialisasikan Gerakan Transisi PAUD ke SD yang Menyenangkan

Trotoar.id, Luwu – Bunda Pendidikan Anak Usia Dini Kabupaten Luwu, Hayarna Hakim, bersama Dinas Pendidikan gelar Sosialisasi Gerakan Transisi PAUD ke SD yang Menyenangkan, di SDN 59 Noling, Kecamatan Bua Ponrang, Selasa (18/07/2023).

Sosialisasi tersebut menghadirkan Bunda PAUD Kecamatan, Bunda PAUD Desa, Kepala Sekolah & Guru
SD Kelas 1, serta Kepala Sekolah & Guru TK-PAUD se Kecamatan Ponrang, Ponrang Selatan dan Bua Ponrang.

Hayarna mengungkapkan pentingnya menghadirkan pendidikan yang menyenangkan bagi anak usia dini utamanya pada masa transisi TK ke SD.

“Pondasi pembangunan pendidikan bangsa ini dimulai dari pendidikan anak usia dini, sehingga pemerintah bersama Bunda PAUD fokus mensosialisasikan merdeka belajar. Pada masa transisinya TK ke SD, pendidikan harus dibuat menyenangkan agar peserta didik nyaman di sekolah,” ungkap Hayarna.

“Tidak boleh lagi ada anak-anak yang takut kembali ke sekolah misalnya dengan alasan gurunya serem atau di hari pertama sudah disuruh membaca dan menghitung,” imbuh Hayarna.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Luwu, Hasbullah Bin Mush memaparkan di tahun sebelumnya persoalan baca tulis dan menghitung menjadi syarat untuk masuk SD, pada tahun ajaran baru ini di tahun 2023/2024 itu sudah ditiadakan.

“Tujuan sosialisasi masa transisi ini yaitu penekanannya menyenangkan. Tidak memunculkan hal-hal yang mungkin dapat mempersulit anak kita di hari pertama. Sehingga tugas kepala sekolah kira-kira siapa guru yang dapat ditugaskan untuk kelas awal,” papar Hasbullah.

Sementara itu, Ketua Kelompok Kerja (Pokja) Bunda PAUD Kabupaten Luwu, Winda Arsal menjelaskan Bunda PAUD merupakan predikat yang melekat kepada istri kepala pemerintahan atau kepala daerah jadi untuk di tingkat kabupaten itu disandang langsung oleh istri Bupati sedangkan kecamatan dan kelurahan dan desa adalah istri dari camat kepala desa atau lurah.

“Jadi pentingnya ada dibentuk suatu kelompok kerja atau Pokja Bunda PAUD untuk membantu semua kegiatan Bunda PAUD, termasuk berkolaborasi dengan kepala sekolah guru-guru SD dan TK untuk mensosialisasikan atau melaksanakan bagaimana sebenarnya transisi PAUD ke SD yang menyenangkan,” jelas Winda.

Usai pemaparan, pihak guru maupun kepala sekolah dipersilahkan untuk menyampaikan permasalahan ataupun kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan kebijakan tersebut.

Penulis : Addy

 Komentar

Berita Terbaru
Daerah13 Agustus 2026 16:53
Pemkab Luwu Tak Menunggu Kekeringan Meluas, Pompa Air hingga Deep Well Disiapkan
LUWU, Trotoar.id — Kekeringan mulai mengancam sejumlah wilayah di Kabupaten Luwu. Di tengah potensi kemarau berkepanjangan dan cuaca ekstrem, Pemeri...
Nasional13 Agustus 2026 16:49
Bulog Ungkap Stok Jagung Sulselbar 52.565 Ton, Harga SPHP untuk Peternak Rp5.500 per Kg
MAKASSAR, Trotoar.id — Persoalan mahalnya biaya pakan kembali menjadi sorotan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi B DPRD Sulawesi Selatan bersa...
Metro13 Agustus 2026 16:31
Pemakzulan Bupati Gowa: Mulus ke Mahkamah Agung atau Mental di Meja Hukim?
GOWA, Trotoar.id — Tujuh fraksi di DPRD Kabupaten Gowa telah mengunci sikap politiknya. Hak menyatakan pendapat disepakati, dengan agenda paling kon...
Parlemen13 Agustus 2026 14:22
Harga Telur Anjlok, Komisi B DPRD Sulsel Bongkar Beban Peternak dari Hulu ke Hilir
MAKASSAR, Trotoar.id — Harga telur ayam ras di Sulawesi Selatan kembali menjadi persoalan serius bagi peternak.  Di satu sisi harga jual telur di t...