DPRD Kota Makassar Sahkan Danny-Fatma, Rudy ‘Ngambek’

Suriadi
Suriadi

Kamis, 28 Januari 2021 17:32

Paripurna DPRD Kota Makassar terkait penetapan pemenang Pilwalkot Makassar, Danny-Fatma, Kamis (28/1) || Dok: Alam/ TROTOAR
Paripurna DPRD Kota Makassar terkait penetapan pemenang Pilwalkot Makassar, Danny-Fatma, Kamis (28/1) || Dok: Alam/ TROTOAR

TROTOAR.ID – Setelah Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Makassar menyerahkan surat penetapan hasil pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar. Hal itu ditindaklanjuti oleh dewan pada Kamis, 28 Januari 2021, hari ini, dalam rapat paripurna pengesahan.

Diketahui pasangan nomor urut satu, Moh Ramdhan Pomanto-Fatmawati Rusdi (Danny-Fatma) memperoleh suara terbanyak, yakni 218.908 suara atau 41, 3 persen dan keluar sebagai pemenang. 

Pada kesempatan hari ini, Ketua DPRD Makassar Rudianto Lallo mengesahkan Danny-Fatma sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar, sekaligus pengumuman kepada seluruh komisi anggota dewan, jajaran pemerintah kota Makassar, beserta unsur Forkopimda Kota Makassar.

Proses rapat paripurna pengesahan kemenangan Danny-Fatma yang diselenggarakan DPRD itu cukup ganjil, pasalnya Pj Wali Kota Makassar tidak hadir, ‘atau ngambek?’

Hal itu diungkapkan oleh Ketua DPRD Makassar, Rudianto Lallo. Ia menyayangkan karena Pj Wali Kota Rudy Djamaluddin tidak pernah hadir dari mulai penetapan hingga pengesahan Danny-Fatma.

trotoar.id
Ketua DPRD Makassar, Rudianto Lallo, usai rapat paripurna penetapan Danny-Fatma, Kamis 28/1 || Dok: Alam/ TROTOAR

Lanjut dia, bahkan hari ini (28/1) dalam paripurna pengumuman penetapan Wali Kota terpilih di DPRD, Pj Wali Kota  juga tidak dihadiri.

“Harusnya hadir karena ini tugas utamanya, menyelenggarakan,” kata Rudianto Lallo.

Ketua DPRD Makassar berharap, Pj Wali Kota mestinya memberikan karpet merah kepada Wali Kota terpilih supaya ada kesejukan di tengah panasnya pilkada kemarin.

“Harusnya Wali Kota ini disambut, kita ingin situasi pemerintahan ini sejuk tanpa ada intrik-intrik,” tandasnya, Kamis (28/1).

Sebelumnya, Ketua DPRD ini telah menegaskan bahwa tugas utama Pj Wali Kota adalah menyukseskan semua proses dan tahapan pilkada.

Sebelumnya, paslon Wali Kota-Wakil Wali Kota Makassar Danny-Fatma membentuk tim transisi yang akan mengevaluasi sejumlah kebijakan Pj Wali Kota Makassar.

Rudy menolak bertemu Tim Transisi Danny-Fatma

Terpisah, dalam wawancara oleh awak media pada Kamis, 28 Januari 2021, Pj Wali Kota Makassar Rudy Djamaluddin ternyata menolak bertemu dengan tim transisi bentukan Wali Kota terpilih, Danny-Fatma.

Pj Wali Kota Makassar, Rudy Djamaluddin di hadapan sejumlah awak media, Kamis (28/1).

Rudy mengatakan tidak ada lagi yang perlu dibicarakan atau didiskusikan. Ia merasa pertemuan dengan tim transisi tidak mendesak baginya, “Kok bisa?”

“Jadi tidak perlu lagi ada diskusi. Adapun nanti dia masuk untuk melakukan perubahan kalau melihat itu kurang mendukung dari sisi apa yang dia bayangkan. Di mana saluran penyalurannya ada di APBD-P nanti,” kata Rudy, Kamis (28/1). (*)

Penulis : Alam/TROTOAR

 Komentar

Berita Terbaru
Daerah04 Mei 2026 15:44
Bupati Luwu Pimpin Upacara Hardiknas 2026, Tegaskan Spirit Memuliakan Manusia Melalui Pendidikan
LUWU, Trotoar.id — Pemerintah Kabupaten Luwu menggelar upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2026 di Lapangan Andi Djemma, B...
Politik04 Mei 2026 15:39
Munafri ke Jakarta Temui Bahlil, Sinyal Kuat Jelang Musda Golkar Sulsel
MAKASSAR, Trotoar.id — Ketua DPD II Partai Golkar Kota Makassar, Munafri Arifuddin, dikabarkan bertolak ke Jakarta untuk memenuhi undangan Ketua Umu...
Daerah04 Mei 2026 15:35
Wabup Luwu Tinjau Pengaspalan Jalan Poros Bolong–Lamasi, Target Rampung Sehari
LUWU, Trotoar.id— Wakil Bupati Luwu, Muh. Dhevy Bijak Pawindu, meninjau langsung proses pengaspalan jalan poros Bolong–Lamasi yang berada di Desa ...
Metro04 Mei 2026 15:32
Pansus LKPJ DPRD Makassar Tunda Pembahasan, OPD Diminta Serahkan Data Lebih Awal
MAKASSAR, Trotoar.id — Panitia Khusus (Pansus) Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) DPRD Kota Makassar menunda pembahasan LKPJ Wali Kota Mak...