Pemprov Sulsel

Pemprov Sulsel – USAID ERAT Kolaborasi Rancang Strategi Turunkan Angka Stunting

ANTI CIBOL
ANTI CIBOL

Selasa, 01 Agustus 2023 22:27

Pemprov Sulsel – USAID ERAT Kolaborasi Rancang Strategi Turunkan Angka Stunting

Trotoar.id, Makassar – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) terus berkomitmen untuk mencegah dan menurunkan angka stunting. Salah satu upaya yang dilakukan dengan melakukan kolaborasi dengan berbagai pihak.

Berdasarkan hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) Kementerian Kesehatan,  prevalensi balita stunting di Provinsi Sulsel mencapai 27,2% pada 2022. Angka ini menduduki peringkat ke-10 prevalensi balita stunting tertinggi di Indonesia.

Sulsel memangkas tipis angka balita stunting sebesar 0,2 poin dari tahun sebelumnya. Pada 2021 tercatat prevalensi balita stunting di provinsi ini sebesar 27,4%.

Pada 2022, terdapat  14 kabupaten dengan prevalensi balita stunting di atas rata-rata angka provinsi. Sisanya, 10 kabupaten/kota di bawah angka rata-rata prevalensi balita stunting.

Baca Juga  Gubernur Andi Sudirman Jadi Inspektur Upacara Pemakaman Rapsel Ali di TMP Panaikang

Kondisi tersebut menuntut perlunya upaya strategis agar dapat tercapai upaya penurunan angka stunting di Sulsel. Upaya strategis dimaksud adalah dengan meningkatkan kolaborasi antar pelaku serta sinergitas antar lembaga yang ada baik pemerintah maupun unsur non pemerintah dan swasta.

Guna menemukan upaya strategis dimaksud, maka diperlukan adanya kajian penilaian cepat secara kualitatif di tingkat Provinsi Sulsel, dan akan dianalisis dengan menggunakan metodologi PEA (Political Economy Analysis) stunting.

Baca Juga  Walikota Makassar Hadiri Buka Puasa Bersama Warga Maccini

“Sampai saat ini masih menjadi perdebatan data e-PPGBM dan hasil Survei Status Gizi Indonesia karena perbedaannya cukup signifikan,” kata Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Sulsel, Andi Mirna, saat membuka Lokakarya Penilaian Cepat Kualitatif Program Percepatan Penurunan Stunting Tingkat Provinsi Sulsel, yang dilaksanakan USAID ERAT, di Hotel Best Western Makassar, Selasa, 1 Agustus 2023.

Menurut Andi Mirna, untuk menurunkan angka stunting perlu adanya inovasi. Ia berharap, seluruh perangkat daerah yang bergabung dalam TPPS beserta mitra seperti TP PKK, FKM Unhas, USAID ERAT,  penurunan paling tidak mencapai angka 16%.

Baca Juga  Perut Membesar dan Sembelit, Gubernur Rujuk Bocah Jeneponto ke RSUD Labuang Baji

“Prevalensi stunting di sulsel masih sangat tinggi sekal,” ucapnya.

Kegiatan ini diikuti oleh OPD lingkup Pemprov Sulsel, akademisi, NGO, Forum CSR, serta organisasi mitra kerja terkait. USAID ERAT sebagai penyelenggara kegiatan berharap ada kepakatan rencana aksi yang akan menjadi bahan USAID ERAT.

USAID ERAT membantu memetakan langkah-langkah apa saja yang mempunyai daya ungkit yang tinggi untuk dilaksanakan dalam upaya percepatan penurunan stunting. (*)

Penulis : Addy

 Komentar

Berita Terbaru
Politik25 Oktober 2026 17:55
Sarmuji Tantang Golkar Sulsel Tambah Kursi pada Pemilu 2029, Digitalisasi Jadi Kunci
11 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO MAKASSAR, Trotoar.id — Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar, Muhammad Sarmuji, menantang kepengurusan...
Politik25 Oktober 2026 17:42
Sarmuji Lantik 197 Pengurus Golkar Sulsel, Bidik Kebangkitan di Pemilu Mendatang
9 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO MAKASSAR, Trotoar.id — Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar, Muhammad Sarmuji, ...
Politik25 Oktober 2026 11:59
Eks Wakil Bupati Sidrap Mahmud Yusuf Perkuat Golkar Sulsel, Emban Misi Kemanusiaan
8 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO MAKASSAR, Trotoar.id — Partai Golkar Sulawesi Selatan memperkuat barisan kepengurusannya dengan menghad...
Metro24 Oktober 2026 21:57
Fatmawati Rusdi: Sulsel Siap Jadi Simpul Produksi dan Distribusi Pangan Sulampua
11 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO MAKASSAR, Trotoar.id — Sulawesi Selatan memperkuat posisinya sebagai salah satu sentra produksi sekali...