Pemda Luwu Utara

Pertama Kali di Sulawesi, Pekerjaan Jalan Ruas Rongkong-Seko Gunakan Matos

ANTI CIBOL
ANTI CIBOL

Kamis, 14 September 2023 21:44

Pertama Kali di Sulawesi, Pekerjaan Jalan Ruas Rongkong-Seko Gunakan Matos

Trotoar.id, Luwu Utara — Untuk pertama kalinya di Pulau Sulawesi, pekerjaan jalan diintervensi menggunakan matos di Kabupaten Luwu Utara tepatnya di ruas Tallang-Sae atau ruas Kecamatan Rongkong menuju Kecamatan Seko.

Hal itu disampaikan Yansen, pihak Balai Jalan Wilayah Sulawesi Selatan saat meninjau pekerjaan ruas jalan bersama Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani, Selasa (12/9).

“Di lokasi ruas Tallang-Sae ini kita akan menggunakan matos. Jadi matos ini pertama kali diterapkan di Sulawesi, selain itu banyak digunakan di Kalimantan dan Papua. Tentu kita bersyukur bisa digunakan pertama kali di Luwu Utara,” kata Yansen.

“Dari PT. Matos sendiri sudah mengambil sampel tanah dan ternyata cocok untuk diterapkan,” lanjutnya.

Ia juga menegaskan untuk kontrak pekerjaan jalan sekira 13 km tersebut ditarget selesai 31 Desember 2023 mendatang.

“Harapan pak menteri dan kepala balai selesai tepat waktu tapi kita upayakan bisa lebih cepat,” ucapnya.

Sementara itu Bupati Luwu Utara menegaskan Pemerintah Kabupaten, Kecamatan, hingga Desa tentu akan terus memberi dukungan.

“Saya ingat juga penanganan pasca banjir bandang menggunakan geobag dan itu pertama kalinya. Jadi mudah-mudahan dengan intervensi matos ini adalah hal yang baik karena yang paling penting apa yang menjadi harapan masyarakat dapat segera kita wujudkan,” kata Indah.

“Jangan ragukan komitmen pemerintah bersama PUPR. Karena PUPR selalu hadir membangun Negeri. Mohon dukunganta semua,” tuturnya.

Bupati perempuan pertama di Sulsel ini pun menyampaikan terima kasih pada Menteri PUPR, Basuki, Dirjen, Kepala Balai, dan Anggota DPR RI, Muhammad Fauzi yang terus mengawal kelanjutan pekerjaan ruas Ronkong-Seko.

Sebagai informasi, matos adalah bahan aditif untuk pembekuan dan stabilisasi tanah dengan fisik- proses kimia.

Keunggulan matos di antaranya memiliki kekuatan menahan beban sesuai yang dibutuhkan, memiliki tingkat porositas/ daya serap untuk air yang baik, anti retak, hemat waktu, sangat mudah dalam pengerjaannya, sekalipun dengan cara manual, hemat biaya konstruksi dan perawatan, relatif murah, sangat efektif dan efisien terutama digunakan di daerah yang sulit bahan baku, kesat/ tidak licin, semakin kena air semakin kokoh. (Rn)

Penulis : LH/ADV

 Komentar

Berita Terbaru
Politik05 Mei 2026 21:53
Pelantikan Ketua KNPI Sulsel Dihiasi Dukungan Tokoh Nasional dan Daerah
MAKASSAR, Trotoar.id — Pelantikan Vonny Ameliani Suardi sebagai Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Sulawesi Selatan periode 2026–2029 m...
Daerah05 Mei 2026 18:09
Evaluasi PAD Triwulan I, Syaharuddin Alrif Instruksikan OPD Akselerasi Penggunaan QRIS
SIDRAP, Trotoar.id — Bupati Sidenreng Rappang, Syaharuddin Alrif, menginstruksikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pengelola pendapatan un...
Politik05 Mei 2026 17:47
Tiga Ketua Umum KNPI Resmi Lantik Vonny Ameliani Pimpin KNPI Sulsel 2026–2029
MAKASSAR, Trotoar.id — Vonny Ameliani Suardi resmi dilantik sebagai Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Sulawesi Selatan periode 2026–20...
Metro05 Mei 2026 17:11
Pemprov Sulsel Perkuat Integrasi Pengelolaan SDA Jeneberang, Sidang TKPSDA Bahas Sistem Informasi dan Kolaborasi Nasional
MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terus memperkuat integrasi pengelolaan sumber daya air melalui Sidang Tim Koordinasi Pen...