Trotoar.id, Makassar – Menteri dalam negeri Tito Karnavian menyinggung soal banyaknya Pegawai Honorer yang berasal dari tim sukses dma keluarga para pejabat Pemerintah daerah
Bahkan Kata Tito, keberadaan Pegawai Honorer menjadi beban APBD, apa lagi mereka yang tidak memiliki skill dalam menjalankan tugas yang diamanahkan kepadanya
Hingga Tito Karnavian meminta kepada kepala daerah untuk melakukan evaluasi terhadap tenaga honorer khusus bagi mereka yang tidak memiliki keahlian dalam bidangnya
Baca Juga :
“Tolong kepala daerah berhenti menerima tenaga honorer dan berani bersikap melakukan evaluasi bagi honorer yang tidak memiliki skill apa lagi yang malas-malasan,” katanya
Keberadaan tenaga Honorer yang begitu besar bahkan kadang mengalahkan jumlah ASN di setiap Instansi pemerintahan akan berdampak pada beban APBD
Olehnya itu, Tito meminta kepada kepala daerah untuk memprioritaskan tenaga honorer dibilang Kesehatan dan pendidikan, dan untuk administrasi perlu dilakukan evaluasi.
Apa lagi mereka tenaga Honorer yang datang cuma Absen selebihnya berada diluar kantor, termasuk melakukan pembatasan Bagi honorer untuk ikut bepergian keluar daerah demi mengejar SPPD
Diketahui di Pemerintah Provinsi Sulawesi selatan tercatat ada sekitar 16.000 Pegawai Honorer yang bertugas di beberapa bidang baik teknis maupun administrasi.



Komentar