Pemprov Sulsel

Bupati Luwu Diminta Bentuk Tim Sosialisasikan Cara Akses KUR

ANTI CIBOL
ANTI CIBOL

Minggu, 07 Januari 2024 16:08

Bupati Luwu Diminta Bentuk Tim Sosialisasikan Cara Akses KUR

Trotoar.id, Luwu – Penjabat Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin, meminta agar Bupati Luwu Basmin Mattayang, membentuk tim untuk mensosialisasikan cara mengakses Kredit Usaha Rakyat (KUR) di masyarakat.

Sejauh ini, masih banyak masyarakat yang belum mengetahui bagaimana cara mengakses fasilitas perbankan yang disiapkan oleh pemerintah dengan bunga 6 persen tersebut.

“Bapak Bupati berkenan untuk membuat tim, melibatkan kawan-kawan bank Himbara dan Bank Sulselbar untuk turun sampai level desa kelurahan untuk mensosialisasikan bagaimana masyarakat bisa mengakses KUR,” pinta Pj Gubernur Sulsel kepada Bupati Luwu, Basmin Mattayang, di sela Silaturahmi dengan Bupati, Forkopimda dan jajaran Pemerintah Kabupaten Luwu, di Rest Area Wisata Kuliner Kamanre,

Baca Juga  PT Sucofindo Serahkan Alat Semprot Elektrik Penanganan Covid-19 ke Gubernur Sulsel

Bahtiar menyampaikan, saat ini sedang melakukan upaya terstruktur, sistemik dan masif untuk meningkatkan perekonomian masyarakat di sektor pertanian, perkebunan, peternakan dan kelautan.

Termasuk dengan melakukan percepatan akses keuangan daerah. Bahwa untuk membangun Sulsel tidak hanya melalui APBN dan APBD, tetapi juga menggerakkan dunia usaha, termasuk dengan bantuan KUR.

“Rakyat kita tidak tahu, dan tidak pernah diberi tahu bagaimana cara mendapatkan KUR, faktanya itu,” ungkap Bahtiar.

Bahtiar berharap, di tahun 2024 ini jumlah KUR yang disalurkan untuk ketahanan pangan minimal Rp30 triliun. Ini diharapkan beredar di masyarakat kecil dan dilakukan secara serius.

Baca Juga  Andi Sudirman Ucapkan Selamat Terpilihnya Penerus JK Sebagai Ketum IKA Unhas

“Pasti akan bergerak ekonomi masyarakat, akan terjadi transaksi, kampung-kampung ramai, banyak keramaian di kecamatan dan desa karena transaksi berjalan, otomatis akan terjadi pertumbuhan ekonomi dan pemerataan juga jalan,” paparnya.

Terkait budidaya pisang cavendish, Bahtiar mengungkapkan, juga telah tersedia KUR. Perbankan siap membiayai karena memiliki nilai ekonomi yang tinggi.

Bahtiar menjelaskan, dengan harga dari contract farming yang dilakukan minimal Rp4.000 per kilogram misalnya, jika satu tandang beratnya 20 kg.

Baca Juga  Virtual Bareng Menkes dan Deddy Corbuzier, 'Kakek Inspirator Vaksin' dapat Hadiah Motor dari Plt Gubernur Sulsel

Sehingga harganya per tandang Rp80.000. Sedangkan satu hektar dapat mencapai 2.000 pohon, sehingga untuk buah pertama saja menghasilkan Rp160 juta. Di tahun selanjutnya dapat menghasilkan Rp320 juta per hektar.

“Sekarang masyarakat tidak boleh lagi asal tanam. Tetapi harus punya nilai ekonomi, menghasilkan, dan kompetitif harganya,” jelasnya.

Untuk diketahui, Pj Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin, bersama Bupati Luwu Basmin Mattayang, juga melakukan penanaman perdana pisang cavendish di kawasan Rest Area Wisata Kuliner Kamanre ini. (*)

Penulis : Awal

 Komentar

Berita Terbaru
Politik26 Oktober 2026 00:44
Menteri UMKM Maman Abdurahman, NH hingga IAS Bernyanyi Bersama Wali Band Hibur Warga Makassar
8 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO MAKASSAR, Trotoar.id — Panggung Pesta Rakyat Partai Golkar di Kota Makassar tak hanya menjadi ruang hib...
Politik25 Oktober 2026 19:28
Sarmuji Rayu Andi Sudirman Gabung Golkar: Dulu Golkar Wakafkan Diri, Kini Giliran Gubernur
8 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO MAKASSAR, Trotoar.id — Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar, Muhammad Sarmuji, melontarkan rayuan poli...
Politik25 Oktober 2026 17:55
Sarmuji Tantang Golkar Sulsel Tambah Kursi pada Pemilu 2029, Digitalisasi Jadi Kunci
11 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO MAKASSAR, Trotoar.id — Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar, Muhammad Sarmuji, menantang kepengurusan...
Politik25 Oktober 2026 17:42
Sarmuji Lantik 197 Pengurus Golkar Sulsel, Bidik Kebangkitan di Pemilu Mendatang
9 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO MAKASSAR, Trotoar.id — Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar, Muhammad Sarmuji, ...