Trotoar.id, Palopo – Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 di Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) berlangsung dengan lancar dan minim kendala. Penjabat Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin, menyampaikan hasil pemantauan di hampir seluruh kabupaten kota di wilayah tersebut pada Kamis, 25 Januari 2024.
Pj Gubernur Bahtiar, didampingi Pj Wali Kota Palopo Asrul Sani, melaksanakan kunjungan untuk memeriksa kesiapan pelaksanaan Pemilu dan logistik di Kota Palopo. Mereka berkunjung ke Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Palopo, Jalan Pemuda Kelurahan Takkalala, Kecamatan Wara Selatan.
Dari hasil tinjauan, tidak ditemukan kendala signifikan yang dapat mengganggu jalannya proses Pemilu di Kota Palopo. Bahtiar mengungkapkan, “Alhamdulillah laporan dari kawan-kawan Kota Palopo, tidak ada kendala. Surat suara untuk pemilihan pasangan Presiden dan Wakil Presiden, DPR RI, DPD RI, DPRD Provinsi dan Kota, lengkap semua.”
Baca Juga :
Meskipun terdapat beberapa daerah pegunungan di wilayah perkotaan, Pj Gubernur menekankan bahwa hampir tidak ada titik yang ekstrem. “Hampir di daerah ini tidak ada daerah ekstrem karena hampir semua terjangkau dengan baik. Cuma ada tujuh TPS yang tidak ada sinyal, tapi sudah kita antisipasi juga,” jelasnya.
Bahtiar menyoroti pentingnya pemanfaatan Sistem Informasi Rekapitulasi (Sirekap) sebagai alat bantu dalam kesuksesan Pemilu. Menurutnya, Sirekap memungkinkan akses mudah dan cepat terhadap informasi rekapitulasi suara oleh pihak terkait.
“Pemilu hari ini berbeda dengan sebelumnya. Bedanya dengan sebelumnya, itu ada namanya Sirekap (hasil rekap). Jadi praktis berapa menit setelah dilakukan perhitungan, itu sudah diketahui hasil Pemilunya secara elektronik di Indonesia,” papar Bahtiar.
Dalam konteks penggunaan teknologi, Pj Gubernur Sulsel berharap keberhasilan Sirekap bisa menjadi landasan bagi perkembangan sistem demokrasi dan Pemilu yang lebih akuntabel di masa depan.
“Paling lama 35 hari setelah pemungutan suara, jadi bisa 34 atau 35 hari tergantung kecepatan. Sirekap ini kalau bisa berjalan dengan baik, luar biasa lompatan teknologi dalam kepemiluan,” tambahnya.
Bahtiar menyimpulkan, keberhasilan Pemilu kali ini dapat menjadi tolak ukur untuk mempertimbangkan bentuk dan model baru dalam Pemilu di masa mendatang. “Bisa jadi kalau ini sukses lima tahun yang akan datang, mungkin pemerintah akan memikirkan bentuk baru lagi, model baru dalam Pemilu,” pungkasnya.
Sebelumnya, Pj Gubernur Bahtiar telah melakukan peninjauan kesiapan Pemilu di berbagai daerah di Sulsel, termasuk Kota Makassar, Parepare, Kabupaten Pangkep, Maros, Takalar, Bone, Gowa, Luwu Utara, Luwu, dan Luwu Timur. (*)




Komentar