DPRD Sulsel

Sorotan Dapur MBG di Sulsel, Legislator Gerindra Desak Standarisasi Ketat dan Evaluasi Menyeluruh

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Senin, 11 Mei 2026 21:33

Sorotan Dapur MBG di Sulsel, Legislator Gerindra Desak Standarisasi Ketat dan Evaluasi Menyeluruh

MAKASSAR, TROTOAR.ID — Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan dari Fraksi Partai Gerindra, Andi Nirawati, melontarkan kritik tajam terhadap pengelolaan dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinilai belum sepenuhnya memenuhi standar mutu dan keamanan pangan.

Ia menilai, lemahnya pengawasan dan ketidakpatuhan terhadap standar operasional prosedur (SOP) berpotensi menggerus tujuan utama program, yakni meningkatkan kualitas gizi siswa.

Menurut Nirawati, sejumlah kasus keracunan yang menimpa penerima manfaat menjadi alarm serius bahwa tata kelola dapur MBG masih bermasalah dan membutuhkan pembenahan segera.

“Standar mutu dan kualitas makanan tidak bisa ditawar. Kalau ini diabaikan, justru berisiko merugikan kesehatan siswa,” tegasnya.

Ia menekankan, program MBG tidak sekadar soal distribusi makanan, melainkan menyangkut kualitas gizi, keamanan konsumsi, dan kepercayaan publik terhadap program pemerintah.

Karena itu, ia mendorong adanya standar yang lebih tegas dan terukur, mulai dari proses pengolahan, kebersihan dapur, hingga distribusi makanan ke sekolah-sekolah.

Nirawati juga menyoroti lemahnya proses verifikasi awal terhadap dapur MBG yang dinilai belum dilakukan secara ketat sebelum operasional berjalan.

Padahal, menurutnya, proses verifikasi lapangan menjadi kunci untuk memastikan dapur benar-benar siap dari sisi fasilitas, manajemen, hingga kelayakan higienitas.

Ia mengungkapkan, di Sulawesi Selatan sendiri lebih dari 100 dapur MBG telah disuspensi oleh Badan Gizi Nasional karena tidak memenuhi standar pengelolaan.

Fakta tersebut, kata dia, menunjukkan bahwa persoalan ini bukan kasus sporadis, melainkan indikasi adanya masalah sistemik dalam implementasi program di lapangan.

Lebih jauh, Nirawati menilai perlunya penguatan pengawasan tidak hanya oleh pemerintah, tetapi juga melibatkan masyarakat sebagai kontrol sosial terhadap kualitas layanan dapur MBG.

Ia juga mendorong adanya standarisasi bahan baku secara nasional, guna memastikan kualitas makanan tetap konsisten dan tidak menyimpang dari tujuan program.

“Kalau bahan baku tidak dikontrol, maka kualitas hasil akhirnya juga tidak akan terjamin,” ujarnya.

Sebagai Ketua Kaukus Perempuan Parlemen, ia menegaskan bahwa aspek kesehatan anak harus menjadi prioritas utama dalam setiap kebijakan yang menyasar siswa.

Menurutnya, keberhasilan program MBG tidak hanya diukur dari jumlah penerima manfaat, tetapi dari kualitas gizi dan keamanan makanan yang benar-benar dirasakan siswa.

Ia pun meminta pemerintah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pengelolaan dapur MBG, termasuk memperketat sistem pengawasan dan penegakan sanksi bagi pengelola yang tidak patuh.

“Jangan sampai program yang baik justru kehilangan substansi hanya karena lemahnya pengawasan,” pungkasnya.

Penulis : Upiq

 Komentar

Berita Terbaru
Politik19 Juli 2026 23:48
Usman Marham Antar Ketum Bahlil ke Bandara, Apresiasi Muhidin Sukseskan Musda Golkar Sulsel
Makassar, Trotoar.id – Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Pinrang, Usman Marham, mengantar langsung Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia...
Parlemen19 Juli 2026 22:59
Ketua DPRD Sulsel Cicu: Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Prediksi Tundukkan Argentina 3-2
Makassar, Trotoar.id – Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Andi Rachmatika Dewi, menjagokan Tim Nasional Spanyol untuk keluar sebagai juara pada l...
Politik19 Juli 2026 19:48
DPW Partai Gelora Sulsel Gelar Nobar Final Piala Dunia 2026, Warga Makassar Diajak Nikmati Kopi, Teh dan Songkolo Bagadang Gratis
Makassar, Trotoar.id – Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Gelora Indonesia Sulawesi Selatan kembali menggelar Nonton Bareng (Nobar) Final Piala Dun...
Nasional19 Juli 2026 19:44
KRI Marlin-877 Evakuasi Dua Korban Selamat KLM Nurul Salsa 01, TNI AL Lanjutkan Pencarian Tiga Korban Hilang
Selayar, Trotoar.id – TNI Angkatan Laut (TNI AL) melalui Komando Daerah Angkatan Laut VI (Kodaeral VI) kembali menunjukkan komitmennya dalam operasi...