Trotoar.id, Bone – Dalam upaya mendorong pertumbuhan ekonomi di tingkat desa, Penjabat Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin, mengunjungi beberapa desa di Kabupaten Bone pada Senin, 5 Februari 2024.
Desa Gona, Desa Cenrana, dan Desa Matajang menjadi tempat Bahtiar menyampaikan pesannya kepada petani dan peternak.
Bahtiar mengajak masyarakat desa untuk memanfaatkan fasilitas Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang disediakan pemerintah.
Baca Juga :
Ia menekankan bahwa KUR dapat menjadi modal mudah dan terjangkau untuk mengembangkan usaha pertanian dan peternakan.
Fasilitas ini dapat diakses dengan cepat melalui beberapa bank, termasuk Bank Sulselbar, Bank Mandiri, BRI, BNI, dan BSI.
“KUR ini mudah diakses tanpa agunan, dengan bunga hanya 6 persen dan pembayaran dilakukan setahun setelah hasil pertanian dan peternakan,” ungkap Bahtiar.
Muh Anas, Kepala Bank Sulselbar Bone, turut mendukung upaya ini dengan menjelaskan bahwa Bank Sulselbar telah menyediakan lebih dari Rp1 triliun untuk KUR bagi masyarakat Sulsel, termasuk Kabupaten Bone.
Ia menekankan bahwa kini pengajuan KUR menjadi lebih mudah tanpa perlu jaminan apapun, dengan plafon mencapai Rp100 juta untuk sektor pertanian dan peternakan.
Di tengah kunjungannya, Bahtiar mendengarkan kesaksian dari Lukman, Ketua Kelompok Tani Melati, Desa Gona.
Lukman menyampaikan bahwa tanaman cabai rawit dan tomat memberikan hasil yang menguntungkan dibandingkan dengan tanaman padi.
Hal ini menjadi motivasi bagi petani di Desa Gona untuk terus mengembangkan kedua jenis tanaman tersebut.
“Pertumbuhan hasil cabai lebih menguntungkan, dengan harga jual Rp20.000 per kilogram, sedangkan tomat Rp10.000 per kilogram. Kami terus mengembangkan tanaman ini dan panen setiap tiga hari,” jelas Lukman. (*)




Komentar