Pemilu 2024

Massa Pendemo Ultimatum KPU dan Presiden Untuk Netral di Pilpres

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Senin, 12 Februari 2024 18:01

ILustrasi Bender Partai Politik
ILustrasi Bender Partai Politik

Trotoar.id, Makassar — Sebuah aksi unjuk rasa yang dipimpin oleh sekelompok orang dari berbagai organisasi, yang mengatasnamakan Kesatuan Rakyat Indonesia Menggugat, berlangsung di depan kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulawesi Selatan.

Mereka menuntut agar KPU bertindak netral dan adil dalam proses pemilu tahun 2024.

Aksi tersebut menyebabkan ruas jalan Andi Pangeran Pengarang menjadi macet total, mengakibatkan keterlambatan bagi warga yang sedang beraktivitas.

Lukman, seorang pengguna jalan Andi Pangeran Pettarani, menyayangkan dampak yang ditimbulkan oleh unjuk rasa tersebut, dan berharap agar para pengunjuk rasa memberikan ruang untuk pengguna jalan lainnya.

“Silahkan berunjuk rasa tetapi jangan rampas hak pengguna jalan lainnya,” kata Lukman

Para pengendara lainnya bergantian membunyikan klakson sebagai bentuk protes agar para pengunjuk rasa membuka akses jalan untuk warga yang sedang beraktivitas.

Koordinator aksi, Jimmy Corley, menjelaskan bahwa unjuk rasa tersebut merupakan bentuk ultimatum kepada KPU agar memastikan pemilu berjalan dengan damai, adil, dan transparan.

Mereka tidak hanya meminta KPU sebagai penyelenggara bersikap adil dan netral, tetapi juga menyerukan kepada Presiden untuk tetap netral dalam pemilihan presiden dan wakil presiden.

“Sebagai kepala negara, seharusnya Presiden fokus pada kepentingan rakyat Indonesia,” tambahnya.

Penulis : Umar

 Komentar