Trotoar.id, Makassar – Dalam persiapan menjelang pemungutan suara, Pj Gubernur Sulawesi Selatan, Bahtiar Baharuddin, terus memantau kesiapan pelaksanaan Pemilu di Kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) di Jalan Andi Pangerang Pettarani, pada Selasa, 13 Februari 2024.
Dalam upaya menghadapi momen penting ini, langkah-langkah persiapan yang matang dianggap sangat krusial untuk menjamin kelancaran dan keabsahan proses pemilihan. Bahtiar Baharuddin mendengarkan laporan kesiapan dari ketua dan komisioner Bawaslu serta KPU.
Menurut Bahtiar Baharuddin, kehadirannya bertujuan untuk memberikan semangat kepada seluruh pihak yang terlibat dalam persiapan Pemilu.
“Kami tahu bahwa teman-teman KPU Sulsel dan Bawaslu Sulsel, beserta seluruh kabupaten dan kota, sebenarnya sudah siap semua. Tugas saya sebagai gubernur adalah memberikan semangat kepada mereka semua,” ujarnya.
Bahtiar Baharuddin juga menyampaikan bahwa kegiatan dzikir dan doa telah dilakukan sebelumnya sebagai bagian dari persiapan, dan dia berharap agar semuanya berjalan lancar.
Selanjutnya, Bahtiar Baharuddin menyatakan bahwa ia akan menggunakan hak pilihnya di TPS 01, Kelurahan Sawerigading, Kecamatan Ujung Pandang, Kota Makassar.
Ketua KPU Sulsel, Hasbullah, menjelaskan terkait sistem media yang akan digunakan untuk proses rekapitulasi serta kesiapan pembangunan Tempat Pemungutan Suara (TPS) dan kondisi cuaca.
“Proses pembangunan TPS sudah berjalan hingga malam ini. Cuaca hari ini cukup bersahabat dan belum ada laporan masalah terkait pembangunan TPS,” ujarnya.
Sementara itu, Komisioner Bawaslu Sulsel, Syaiful Jihad, menyatakan bahwa kedatangan Pj Gubernur bertujuan untuk memastikan kelancaran pelaksanaan Pemilu.
Semua pihak terus melakukan koordinasi dan memastikan bahwa Pemilu dapat berjalan dengan baik dan aman. Kedatangan Pj Gubernur juga merupakan bukti dari perhatian pemerintah terhadap jalannya proses demokrasi.
Sebagai penutup, Bawaslu fokus pada pengawasan untuk memastikan bahwa proses penyelenggaraan Pemilu sesuai dengan standar operasional dan prosedur yang telah ditetapkan.
Seluruh upaya dilakukan untuk meminimalisir potensi pelanggaran sehingga Pemilu tidak hanya berjalan dengan lancar tetapi juga dapat menjamin kualitasnya.
Kunjungan dan pemantauan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dan lembaga terkait untuk memastikan bahwa Pemilu berlangsung dengan baik dan adil.




Komentar