Pemprov Sulsel

Pemprov Sulsel Dorong Program Inseminasi Buatan Ditingkatkan

ANTI CIBOL
ANTI CIBOL

Senin, 19 Februari 2024 23:46

Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) tengah mengintensifkan program Inseminasi Buatan (IB) sebagai strategi untuk meningkatkan produksi sapi dan hewan ternak lainnya.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) tengah mengintensifkan program Inseminasi Buatan (IB) sebagai strategi untuk meningkatkan produksi sapi dan hewan ternak lainnya.

Trotoar.id, Makassar — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) tengah mengintensifkan program Inseminasi Buatan (IB) sebagai strategi untuk meningkatkan produksi sapi dan hewan ternak lainnya.

Khususnya di Kabupaten Enrekang, Penjabat (Pj) Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin, bertekad menjadikan daerah ini sebagai pusat produksi sapi perah dengan meningkatkan penggunaan IB.

“Sapi perah memiliki peran penting dalam penyediaan susu, yang menjadi bahan utama dalam pembuatan produk lokal seperti dangke, yang merupakan makanan khas Kabupaten Enrekang. Selain itu, permintaan akan susu fermentasi juga semakin meningkat, dengan café dan rumah makan di Makassar mencari suplai susu berkualitas,” ungkap Bahtiar Baharuddin, usai menghadiri kegiatan IB di Desa Cendana, Kecamatan Cendana, Kabupaten Enrekang, pada Senin, 19 Februari 2024.

Baca Juga  Kapolda Sulsel Tiba di Rujab Bupati Bulukumba, Disambut Tari Angngaru

Bahtiar mengajak seluruh masyarakat yang memiliki ternak sapi, kerbau, kuda, dan lainnya, untuk turut serta dalam meningkatkan jumlah ternak mereka. Dia menekankan pentingnya pemerintah dalam memfasilitasi akses permodalan agar para peternak dapat mengembangkan usaha mereka.

Baca Juga  Gubernur Sulsel Alokasikan Rp20 Miliar untuk Bedah Rumah di Takalar

“Ini sudah menjadi kewajiban kita untuk membantu peternak dalam mendapatkan akses modal. Kami telah berusaha mencari solusi alternatif, termasuk melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang telah dialokasikan sebesar Rp30 triliun untuk masyarakat Sulsel,” katanya.

Baca Juga  Pemprov Sulsel Terima Atase Pendidikan Kedutaan Besar Malaysia, Jajal Peluang Kerjasama Peningkatan SDM

Bahtiar juga menyatakan rencananya untuk segera melaksanakan langkah-langkah konkrit dalam meningkatkan jumlah ternak di Enrekang serta memberikan dukungan permodalan kepada masyarakat.

“Kami berharap Enrekang dapat menjadi sentral sapi perah dengan memiliki jumlah ternak yang signifikan, minimal mencapai 1.000 atau 10.000 ekor sapi. Hanya dengan jumlah tersebut, kami yakin kami dapat menjelaskan konsep ini kepada masyarakat secara lebih konkret,” pungkasnya.

Penulis : Cici

 Komentar

Berita Terbaru
Parlemen01 November 2026 17:13
Pengawasan APBD di Wajo, Sufriadi Arif Respons Keluhan Warga soal Pemadaman Listrik
WAJO, Trotoar.id — Wakil Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Sufriadi Arif, turun langsung menemui masyarakat dalam agenda Pengawasan Pelaksanaan ...
Metro01 November 2026 15:17
Ribuan Warga Ikuti Jalan Sehat Anti Mager, Gubernur Sulsel dan Kepala OJK Gaungkan Literasi Keuangan Syariah
MAKASSAR, Trotoar.id — Ribuan masyarakat memadati kawasan depan Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Selatan, Minggu (1/11/2026), untuk mengikuti kegiata...
Metro01 November 2026 14:46
Buka Liga Lorong XII Barru, Abustan Dorong Pembinaan Sepak Bola Sejak Usia Dini
BARRU, Trotoar.id — Wakil Bupati Barru, Abustan Andi Bintang, mendorong penguatan pembinaan sepak bola sejak usia dini sebagai upaya melahirkan tale...
Politik01 November 2026 14:22
Patarai Amir Jadi Bakal Calon Tunggal Ketua Golkar Maros, Kantongi 14 Dukungan PK
MAROS, Trotoar.id — Peta persaingan menuju kursi Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Maros mulai mengerucut. Patarai Amir resmi diumumkan sebagai b...