Pemda Luwu Utara

Delapan Siswa Rongkong Ikuti Diklat Pilot Paralayang untuk Kembangkan Potensi Wisata Luwu Utara

Fadli
Fadli

Kamis, 22 Februari 2024 18:51

Delapan siswa terpilih dari Rongkong tengah mengikuti Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Pilot Paralayang. Diklat ini berlangsung selama 14 hari, mulai tanggal 21 Februari hingga 7 Maret 2024 di Taman Wisata Nase Desa Limbong, Rongkong.
Delapan siswa terpilih dari Rongkong tengah mengikuti Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Pilot Paralayang. Diklat ini berlangsung selama 14 hari, mulai tanggal 21 Februari hingga 7 Maret 2024 di Taman Wisata Nase Desa Limbong, Rongkong.

Trotoar.id, Luwu Utara – Delapan siswa terpilih dari Rongkong tengah mengikuti Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Pilot Paralayang. Diklat ini berlangsung selama 14 hari, mulai tanggal 21 Februari hingga 7 Maret 2024 di Taman Wisata Nase Desa Limbong, Rongkong.

Abdul Hamid, Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Luwu Utara, menyampaikan bahwa Diklat Paralayang ini merupakan hasil eksplorasi dan studi kelayakan potensi olahraga dan wisata paralayang di tahun sebelumnya.

Kehadiran Asosiasi Paralayang Indonesia dan KONI Lutra mengukuhkan Rongkong sebagai potensi pengembangan wisata paralayang.

“Diklat ini sebagai wujud komitmen pemerintah daerah dalam mendorong pembangunan pariwisata yang berkelanjutan. Kami berharap Diklat Paralayang ini dapat menciptakan pilot paralayang yang profesional dan aktif dalam pengembangan wisata paralayang di Rongkong,” ujar Abdul Hamid.

Delapan siswa terpilih akan mendapatkan pelatihan langsung dari Ketua Asosiasi Paralayang Indonesia, Asgaf Umar, yang hadir langsung dalam kegiatan tersebut.

Asgaf Umar menyatakan kagum dengan potensi paralayang di Rongkong dan berharap para siswa dapat memanfaatkan Diklat Paralayang ini sebaik mungkin.

Kepala Bidang Pariwisata Disporapar Luwu Utara, Bulan Masagena, menambahkan bahwa tujuan dari diklat ini adalah untuk meningkatkan SDM yang mampu mengelola wisata paralayang secara profesional dan berkelanjutan.

“Ini juga sebagai daya tarik bagi wisatawan untuk berkunjung ke Luwu Utara, yang akan berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat,” jelas Bulan.

Diklat Paralayang ini merupakan salah satu strategi Pemerintah Daerah dalam mendukung sport tourism di Luwu Utara, khususnya dalam pengembangan wisata paralayang.

Penulis : RN

 Komentar

Berita Terbaru
Metro18 April 2024 21:40
Kolaborasi Terjalin Kuat antara Basarnas dan Pemerintah Sulsel dalam Penanganan Bencana
Dalam upaya meningkatkan keselamatan warga dan respons terhadap bencana, Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan, Bahtiar Baharuddin, memberikan penghargaa...
Metro18 April 2024 21:15
Kunjungan Konsulat Jenderal Filipina ke Penjabat Gubernur Sulsel
Dalam upaya memperkuat hubungan bilateral, Konsulat Jenderal Filipina, Marry Jennifer Dominggo Dingal, bertemu dengan Penjabat Gubernur Sulawesi Selat...
Politik18 April 2024 17:55
AIA Gerindra Fokus Usung Kader Dipilkada Serentak
Andi Iwan Darmawan Aras, Ketua Dewan Pimpinan Daerah Partai Gerindra, mengungkapkan hasil pertemuan dengan ketua Nasdem Sulsel, Rusdi Masse, dan Rusdi...
Metro18 April 2024 16:54
Kunjungan ke PT. BMS: Muh. Saleh Tekankan Dampak Sosial dan Ekonomi yang Spesifik
Penjabat Bupati Luwu, Drs. H. Muh. Saleh, melakukan kunjungan kerja ke PT Bumi Mineral Sulawesi (BMS) di Desa Karang Karangan, Kecamatan Bua. Dalam ku...