Pemprov Sulsel

Pj Gubernur Sulsel Serahkan Santunan kepada Korban Longsor Bastem Luwu

ANTI CIBOL
ANTI CIBOL

Kamis, 29 Februari 2024 15:18

Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan, Bahtiar Baharuddin, mengunjungi Kabupaten Luwu untuk meninjau penanganan bencana longsor yang terjadi di Bastem.
Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan, Bahtiar Baharuddin, mengunjungi Kabupaten Luwu untuk meninjau penanganan bencana longsor yang terjadi di Bastem.

Trotoar.id, Palopo – Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan, Bahtiar Baharuddin, mengunjungi Kabupaten Luwu untuk meninjau penanganan bencana longsor yang terjadi di Bastem.

Selain itu, ia juga menyempatkan diri untuk memberikan dukungan moral dan santunan kepada korban yang sedang dirawat di Rumah Sakit Medika Kota Palopo pada Kamis, 29 Februari 2024.

Dalam kunjungannya, Pj Gubernur Bahtiar menyerahkan santunan sebesar Rp5 juta kepada korban yang dirawat dan Rp15 juta kepada ahli waris korban yang meninggal dunia.

Kedatangan Pj Gubernur Sulsel disambut hangat oleh para korban dan keluarganya, yang merasa terharu dan bersemangat.

Ririn, salah satu korban yang sedang dirawat, menyampaikan rasa terima kasihnya atas kedatangan Bahtiar Baharuddin. “Saya habis operasi, terima kasih atas kedatangan Bapak Gubernur, ini menjadikan kami semangat,” ucapnya.

Nirwana, korban selamat lainnya, juga mengucapkan rasa syukurnya atas kondisi yang membaik. “Saat kejadian mau pergi bertugas, Alhamdulillah kondisi sekarang sudah agak baikan,” tambahnya.

Selvina, kerabat dari salah satu korban yang meninggal dunia, mengucapkan terima kasih kepada pemerintah atas bantuan yang diberikan.

Data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulsel mencatat bahwa jumlah korban meninggal dunia akibat longsor mencapai lima orang, sedangkan korban luka yang dirawat di rumah sakit sebanyak delapan orang. Korban selamat berjumlah sebelas orang.

Pj Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin, menyampaikan rasa duka cita kepada masyarakat Sulawesi Selatan. Ia juga mengapresiasi semua pihak yang terlibat dalam penanganan bencana, baik dari pemerintah daerah, Basarnas, pihak swasta, maupun masyarakat.

Selain itu, Bahtiar Baharuddin juga mengapresiasi manajemen dan direksi Rumah Sakit At-Medika Palopo yang membebaskan biaya penanganan kepada korban.

“Seluruh pasien yang dirawat di sini tidak dikenakan biaya satu sen pun. Jadi santunan dari pemerintah provinsi bukan digunakan untuk biaya rumah sakit,” jelasnya.

Akses jalan di lokasi longsor juga sudah dapat dilalui. Bahtiar Baharuddin berharap kejadian ini menjadi pelajaran bagi semua pihak untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana alam.

Penulis : Awal

 Komentar

Berita Terbaru
Daerah11 Mei 2026 22:47
46 Santri Tahfidz 30 Juz Diwisuda, Bupati Syaharuddin Tekankan Peran Besar Orang Tua
SIDRAP, TROTOAR.ID — Sebanyak 46 santri dan santriwati Tahfidz Al-Qur’an 30 juz resmi diwisuda dalam prosesi penamatan Angkatan XI Lembaga Darul I...
Daerah11 Mei 2026 22:43
Komitmen Sekolah Sehat, SMPN 2 Rappang Deklarasikan Kawasan Bebas Asap Rokok
SIDRAP, TROTOAR.ID — Komitmen menciptakan lingkungan pendidikan yang sehat ditegaskan melalui penandatanganan kawasan bebas asap rokok di UPT SMPN 2...
Parlemen11 Mei 2026 21:33
Sorotan Dapur MBG di Sulsel, Legislator Gerindra Desak Standarisasi Ketat dan Evaluasi Menyeluruh
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan dari Fraksi Partai Gerindra, Andi Nirawati, melontarkan kritik tajam terhadap pengelol...
Metro11 Mei 2026 21:29
Bupati Andi Utta Pesan Jemaah Haji Bulukumba Saling Menolong dan Jaga Kebersamaan
BULUKUMBA, TROTOAR.ID — Bupati Bulukumba, Andi Muchtar Ali Yusuf, secara resmi melepas keberangkatan jemaah calon haji (JCH) asal Bulukumba di Aula ...