Trotoar.id, Makassar — Andi Muhammad Arsjad, Plh Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, memberikan dukungan penuh terhadap rencana acara Amaliyah Ramadan dan Pasar Ramadan yang akan diselenggarakan oleh Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Sulsel.
Dukungan ini diungkapkan oleh Andi Muhammad Arsjad usai menerima kunjungan dari Panitia pelaksana yang berasal dari APINDO Sulsel di ruang Rapat Sekda Sulsel, pada Kamis (14/3/2024).
Ketua Panitia Pelaksana, Ahmadi Kamaruddin, yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua APINDO Sulsel, menjelaskan bahwa APINDO Sulsel akan mengadakan kegiatan Amaliyah Ramadan dan Pasar Ramadan selama 22 hari. Kegiatan ini akan berlangsung sepanjang bulan Ramadan 1445 Hijriyah, mulai tanggal 16 Maret hingga 6 April 2024, di Taman Pakui Sayang, Jalan AP Pettarani, Makassar.
“Kami akan melibatkan kurang lebih 2500 anak panti asuhan yang akan datang secara bergilir setiap hari, dan mereka akan diberikan paket buka puasa serta uang saku sebagai THR. Selain itu, kami juga akan memberikan paket sembako kepada panti asuhan mereka,” ujarnya.
Ahmadi juga menyebut bahwa dalam Pasar Ramadan, akan dihadirkan 80 UMKM unggulan dalam bidang kuliner makanan dan minuman, tanpa biaya sewa tenda bagi UMKM. APINDO siap menjadi penyelenggara acara ini.
APINDO Sulsel mengajak masyarakat Sulsel untuk turut serta dalam acara Amaliyah Ramadan dan Pasar Ramadan tersebut. Mereka berharap bahwa adanya pasar Ramadan ini akan memberikan keuntungan bagi usaha kecil di Sulsel.
Andi Muhammad Arsjad menyatakan apresiasi terhadap kegiatan tersebut atas nama Pemerintah Provinsi. “Kami sangat mendukung sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat kita, khususnya di bulan suci Ramadan. APINDO sebagai asosiasi pengusaha memberikan contoh yang baik melalui kegiatan Amaliyah Ramadan dan Pasar Ramadan ini,” ungkapnya.
Menurut Arsjad, kegiatan tersebut sejalan dengan program Sulsel Ramadan Berbagi Bahagia yang digalakkan oleh Pj Gubernur Bahtiar Baharuddin. “Alhamdulillah, ini direspon baik dan dilaksanakan oleh APINDO,” tambahnya.
“Iini sangat membantu bagi pengusaha kecil dan masyarakat kita yang selama ini berjualan, bisa memanfaatkan momen ini untuk memamerkan kue tradisional dan produk olahan lainnya,” imbuhnya. (*)




Komentar