Pemprov Sulsel

Penjabat Gubernur Bahtiar Baharuddin: Bone Potensial Menjadi Sentra Budidaya Sukun di Indonesia

ANTI CIBOL
ANTI CIBOL

Selasa, 26 Maret 2024 23:01

Berada di tepi sungai yang mengalir deras di Desa Mattampa Walie, Kecamatan Lamuru, Kabupaten Bone, Pj Gubernur Sulawesi Selatan, Bahtiar Baharuddin, tengah asyik berbincang santai dengan warga dan pejabat desa.
Berada di tepi sungai yang mengalir deras di Desa Mattampa Walie, Kecamatan Lamuru, Kabupaten Bone, Pj Gubernur Sulawesi Selatan, Bahtiar Baharuddin, tengah asyik berbincang santai dengan warga dan pejabat desa.

Trotoar.id, Bone – Berada di tepi sungai yang mengalir deras di Desa Mattampa Walie, Kecamatan Lamuru, Kabupaten Bone, Pj Gubernur Sulawesi Selatan, Bahtiar Baharuddin, tengah asyik berbincang santai dengan warga dan pejabat desa.

Diskusi itu tidak hanya menghangatkan suasana, tetapi juga mengungkap potensi besar Bone sebagai sentra budidaya sukun di Indonesia, sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dialog yang berlangsung setelah penyebaran 200 ribu benih ikan air tawar serta penyerahan bibit cabai dan timun ini turut dihadiri oleh Pj Bupati Bone dan Ketua DPRD Bone.

Baca Juga  78 Tahun Korps Brimob Polri, Bahtiar Baharuddin: Negara Aman Menuju Indonesia Maju

Bahtiar Baharuddin, dengan semangat yang menyala, mulai berbicara dengan mengapresiasi kehadiran warga dan kekayaan alam yang dimiliki oleh daerah ini. Ia menekankan keinginannya agar Bone menjadi pusat pembibitan sukun, khususnya Desa Mattampa Walie.

“Mari kita bersama-sama memanfaatkan potensi alam yang kita miliki, apakah sudah ada upaya pembibitan sukun di sini? Ini bisa menjadi sumber penghidupan yang sangat berarti bagi masyarakat,” ucap Bahtiar.

Baca Juga  Pastikan Pemenuhan Bantuan, Buffer Stok BPBD Sulsel Telah Disalurkan kepada Korban Kebakaran di Bantaeng

Ia mengungkapkan bahwa saat ini terdapat penangkaran sukun, yang dalam bahasa Bugis dikenal sebagai ‘baka’, di daerah Samaenre, Bone.

Tempat ini dikelola oleh seorang inspirator bernama Yusuf, seorang pensiunan ASN, yang berhasil memproduksi bibit sukun bersertifikasi.

“Bibit sukun bersertifikat yang bisa dibeli dengan menggunakan APBN dan APBD hanya tersedia di Samaenre ini. Dua jenis sukun tersebut, Padaidi dan Toddopuli, merupakan yang terbaik di Indonesia,” paparnya.

Baca Juga  NH Zikir Menuju Sulsel Baru, Amin Syam: Insya Allah, 2018 Dilimpahi Kesuksesan

Untuk pengembangan budidaya sukun di Sulsel, Pemprov Sulsel telah memprogramkan penanaman 3 juta pohon sukun.

Bahtiar Baharuddin berharap agar warga Desa Mattampa Walie dan Barakkae dapat dilibatkan dalam pembibitan sukun, dan ia meminta jajarannya untuk segera mengambil langkah-langkah selanjutnya.

“Dengan demikian, selain masyarakat dapat memenuhi kebutuhan sendiri, mereka juga dapat menjual bibit sukun untuk meningkatkan pendapatan,” tegasnya. (*)

Penulis : Ardi

 Komentar

Berita Terbaru
Parlemen01 November 2026 17:13
Pengawasan APBD di Wajo, Sufriadi Arif Respons Keluhan Warga soal Pemadaman Listrik
WAJO, Trotoar.id — Wakil Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Sufriadi Arif, turun langsung menemui masyarakat dalam agenda Pengawasan Pelaksanaan ...
Metro01 November 2026 15:17
Ribuan Warga Ikuti Jalan Sehat Anti Mager, Gubernur Sulsel dan Kepala OJK Gaungkan Literasi Keuangan Syariah
MAKASSAR, Trotoar.id — Ribuan masyarakat memadati kawasan depan Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Selatan, Minggu (1/11/2026), untuk mengikuti kegiata...
Metro01 November 2026 14:46
Buka Liga Lorong XII Barru, Abustan Dorong Pembinaan Sepak Bola Sejak Usia Dini
BARRU, Trotoar.id — Wakil Bupati Barru, Abustan Andi Bintang, mendorong penguatan pembinaan sepak bola sejak usia dini sebagai upaya melahirkan tale...
Politik01 November 2026 14:22
Patarai Amir Jadi Bakal Calon Tunggal Ketua Golkar Maros, Kantongi 14 Dukungan PK
MAROS, Trotoar.id — Peta persaingan menuju kursi Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Maros mulai mengerucut. Patarai Amir resmi diumumkan sebagai b...