
Trotoar.id, Makassar – Kabar duka datang dari Tana Toraja, Sulawesi Selatan, di mana 18 jiwa telah meninggal dunia akibat bencana longsor yang terjadi di Kelurahan Manggau dan Lembang Randan Batu.
Pj Gubernur Sulsel, Bachtiar Baharuddin, menyampaikan keprihatinan yang mendalam atas peristiwa tragis ini, dan segera bergerak ke lokasi untuk memberikan dukungan dan memastikan proses evakuasi berjalan lancar.
Menurut laporan BPBD Sulsel, longsor terjadi pada Sabtu malam, 13 April 2024, menewaskan 18 orang serta menyisakan dua orang yang masih dalam pencarian.
Tim penyelamat dari berbagai instansi, termasuk BPBD dan Dinas Sosial Provinsi, telah dikerahkan untuk membantu dalam upaya evakuasi dan penanganan korban.
Bahtiar Baharuddin menegaskan komitmennya untuk memobilisasi semua sumber daya yang ada guna memberikan bantuan kepada korban dan keluarganya.
Saat ini, fokus utama adalah menemukan dua korban yang masih belum ditemukan, sambil memberikan perawatan terbaik bagi yang kritis.
Berikut adalah daftar identitas korban yang telah meninggal dunia akibat bencana longsor di Tana Toraja:

1. Dala (L / 40 Thn)
2. Marta Bine’ (P / 33 Thn)
3. Putri (P / 5 Thn)
4. Reno (L / 2 Thn)
5. Wiris (Dado’), (L / 12 Thn)
6. Marsel Oda (L / 16 Thn)
7. Agustinus Bongga (L / 20 Thn)
8. Mala’ (L / 60 Thn)
9. Baru (L / 40 Thn)
10. Edi’ (L / 15 Thn)
11. Martinus Kottong (L / 35 Thn)
12. Aco’ (L / 37 Thn)
13. Mase’ (L / 38 Thn)
14. Jimmy (L / 27 Thn)
15. Indo’ Luka
16. Ambe Dian
17. Karopa
18. Luaran
Sementara itu, dua orang yang belum ditemukan adalah:
1. Sopia (P / 23 Thn)
2. Gea (P / 13 Thn)
Sementara dua korban yang sedang dalam kondisi kritis dirawat di RS Sinar Kasih, yakni:
1. Ra’pe (L / 37 Thn)
2. Dania (P / 8 Thn)
Pemerintah Provinsi Sulsel bersama seluruh instansi terkait terus berupaya semaksimal mungkin untuk membantu korban dan keluarganya dalam menghadapi tragedi ini.

