Pemprov Sulsel

Kembali Sidak SPBU Makassar, Gubernur Sulsel Dorong Penambahan Kuota dan Optimalisasi Seluruh Nozzle

Awal Febri
Awal Febri

Sabtu, 12 September 2026 17:12

Kembali Sidak SPBU Makassar, Gubernur Sulsel Dorong Penambahan Kuota dan Optimalisasi Seluruh Nozzle

MAKASSAR, Trotoar.id — Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman kembali turun langsung memantau penyaluran bahan bakar minyak (BBM) di Kota Makassar.

Bersama Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin dan Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Andi Sudirman melakukan inspeksi mendadak (sidak) di SPBU Jalan AP Pettarani, Sabtu (12/9/2026).

Sidak tersebut menjadi bagian dari evaluasi lanjutan setelah pemerintah bersama Pertamina melakukan pemantauan dan pembenahan penyaluran BBM selama dua hari terakhir. Pemerintah ingin memastikan langkah yang telah disepakati benar-benar berjalan di tingkat SPBU.

Dari hasil pemantauan, Andi Sudirman masih menemukan adanya nozzle yang belum dimanfaatkan secara optimal.

Kondisi tersebut langsung menjadi perhatian karena setiap fasilitas pengisian yang tidak berfungsi dapat memperlambat pelayanan dan memperpanjang antrean kendaraan.

“Kita kembali melakukan pemantauan kondisi setelah evaluasi dua hari. Kita melihat pertama, kita temukan di lapangan adanya nozzle yang perlu ditertibkan. Kita mendorong untuk mengaktifkan semua nozzle agar bisa digunakan,” kata Andi Sudirman.

Baca Juga  Walikota Makassar Buka Turnamen Golf yang Bertajuk South Sulawesi Amateur Open Series II 2023

Menurutnya, optimalisasi seluruh nozzle menjadi langkah cepat yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kapasitas pelayanan SPBU tanpa harus menunggu pembangunan fasilitas baru.

Di sisi lain, Pemprov Sulsel juga akan mengusulkan penambahan kuota BBM untuk Sulawesi Selatan kepada pemerintah pusat.

Usulan tersebut didorong oleh meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap BBM dalam beberapa waktu terakhir.

“Kita akan meminta ke kementerian menambah kuota ke Sulsel karena banyak permintaan. Dulunya 700, sekarang 1.000-an lebih. Memang ada peningkatan,” ujarnya.

Andi Sudirman mengatakan peningkatan permintaan harus diimbangi dengan ketersediaan pasokan.

Karena itu, pemerintah daerah akan berkoordinasi dengan kementerian terkait agar alokasi BBM untuk Sulsel dapat disesuaikan dengan kebutuhan aktual masyarakat.

Baca Juga  Hertasning Diaspal, Aroepala Dibeton, Pemprov Sulsel Jelaskan Alasan Teknis Perbedaan Penanganan Jalan

Selain kuota, gubernur juga meminta Pertamina melakukan inovasi dalam pemanfaatan nozzle yang tersedia.

Nozzle yang selama ini kosong atau tidak digunakan secara maksimal didorong untuk dialihkan sesuai kebutuhan pelayanan BBM masyarakat.

“Kita akan inovasi nozzle, yang kosong kita akan ubah jadi Pertalite dan Pertamax untuk diakses. Kita terus dorong Pertamina,” jelasnya.

Langkah tersebut diharapkan dapat mempercepat proses pengisian sekaligus mengurangi penumpukan kendaraan di jalur antrean SPBU. Pemerintah juga terus mengevaluasi pola distribusi agar pelayanan tidak terkonsentrasi pada titik-titik tertentu.

Untuk mengendalikan antrean kendaraan besar, pemerintah turut menerapkan skema pengaturan lalu lintas, termasuk sistem ganjil-genap bagi kendaraan tertentu.

Kebijakan tersebut diarahkan untuk mengurangi kepadatan, khususnya antrean truk yang berpotensi mengganggu arus lalu lintas.

Pemprov Sulsel juga menerapkan pembelajaran daring selama satu pekan sebagai salah satu langkah untuk menekan mobilitas masyarakat di tengah kondisi antrean BBM.

Baca Juga  Jalan Sehat Anti Mager, Sekda Sulsel Tinjau Layanan Kesehatan Gratis yang Diserbu Warga

Kebijakan tersebut selanjutnya akan dievaluasi berdasarkan perkembangan kondisi distribusi dan pelayanan BBM di lapangan.

Andi Sudirman meminta masyarakat tidak panik dan tetap bersabar selama pemerintah bersama Pertamina melakukan pembenahan. Ia memastikan evaluasi akan terus dilakukan agar persoalan antrean dapat segera terurai.

“Saya mohon kesabaran masyarakat,” ujarnya.

Ia menegaskan pemerintah tidak berhenti pada sidak, tetapi akan terus melakukan koordinasi dengan Pertamina dan kementerian terkait untuk memastikan pasokan, kuota, serta pelayanan BBM berjalan sesuai kebutuhan masyarakat Sulawesi Selatan.

“Kita akan terus melakukan koordinasi dan evaluasi bersama Pertamina serta pihak terkait untuk memastikan penyaluran BBM berjalan tertib dan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi,” pungkasnya.

Penulis : Awal

 Komentar

Berita Terbaru
Metro31 Oktober 2026 17:23
Appi Ajak IPM Makassar Jadi Mitra Pembangunan, Pelajar Didorong Aktif Cegah Kenakalan Remaja
MAKASSAR, Trotoar.id — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, membuka ruang kolaborasi bagi Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) untuk terlibat langsun...
Metro31 Oktober 2026 17:18
Pokja Bunda PAUD dan Dinas Pendidikan Sulsel Perkuat Transisi PAUD ke SD yang Menyenangkan
MAKASSAR, Trotoar.id — Membangun pendidikan berkualitas sejak usia dini membutuhkan pendekatan yang tepat. Anak tidak boleh dibebani tuntutan akadem...
Metro31 Oktober 2026 16:34
Appi Bidik Makassar Jadi Pusat Medical Tourism Indonesia Timur, Ajak Dokter dan Akademisi Berkolaborasi
MAKASSAR, Trotoar.id — Makassar memiliki peluang besar untuk berkembang menjadi pusat layanan kesehatan unggulan sekaligus destinasi medical tourism...
Metro31 Oktober 2026 16:31
HUT ke-78 GPIB Immanuel, Appi Ajak Jemaat Jadi Mitra Pemerintah Jaga Kerukunan Makassar
MAKASSAR, Trotoar.id — Menjaga keharmonisan dan kedamaian Kota Makassar bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan aparat keamanan. Peran kom...