Syaharuddin Alrif

Ketua DPRD Sulsel Dilarang Hadiri Wisuda Santri LPPTKA Al-Quran Sidrap

ANTI CIBOL
ANTI CIBOL

Minggu, 12 Mei 2024 19:05

Saksi Partai Nasional Demokrat (Nasdem) Sulawesi Selatan (Sulsel), yang juga sekretaris DPw Nasdem Sulsel Syaharuddin Alrif, secara langsung mengawal proses rekapitulasi suara hasil Pemilu 2024 di tingkat Kapri Inai yang berlangsung di Hotel Claro Makassar pada Jumat, 8 Maret 2024.
Saksi Partai Nasional Demokrat (Nasdem) Sulawesi Selatan (Sulsel), yang juga sekretaris DPw Nasdem Sulsel Syaharuddin Alrif, secara langsung mengawal proses rekapitulasi suara hasil Pemilu 2024 di tingkat Kapri Inai yang berlangsung di Hotel Claro Makassar pada Jumat, 8 Maret 2024.

Trotoar.id, Makassar — Wakil Ketua DPRD Sulawesi Selatan (Sulsel) Syaharuddin Alrif dikabarkan dilarang untuk menghadiri wisuda santri ke-16 Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Taman Kanak-kanak Al-Quran (LPPTKA) oleh Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) kabupaten Sidrap.

Wisuda santri yang berlangsung di Masjid Agung Sidrap pada Minggu (12/5/2024) ini mengundang perhatian publik setelah pengurus BKPRMI melaporkan intimidasi yang diterima dari petinggi Pemerintah Kabupaten Sidrap.

Syaharuddin Alrif, yang sebelumnya telah diundang untuk menghadiri acara tersebut, menceritakan bahwa ia menerima telepon larangan hadir dari Ketua BKPRMI Sidrap, Pak Siswadi, yang disebabkan oleh tekanan dari Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Sidrap, Bahtiar.

Meskipun demikian, Kepala Diskominfo Sidrap, Bahtiar, membantah adanya perintah dari Penjabat Bupati Sidrap, Basra, untuk melarang kehadiran Syahar di acara tersebut.

Syaharuddin, yang telah menghadiri wisuda santri BKPRMI Sidrap sejak 2007, mengecam tindakan intimidasi ini.

Ia menduga bahwa larangan tersebut mungkin terkait dengan keinginan kelompok tertentu yang tidak menginginkan kehadirannya, terutama mengingat ia merupakan salah satu kandidat Pilkada Sidrap 2024.

Kejadian ini menimbulkan pertanyaan serius terkait kebebasan berpendapat dan partisipasi politik, khususnya menjelang kontestasi pemilihan di Sidrap.

Syahar menyatakan niatnya untuk melawan intimidasi tersebut dan mengusutnya lebih lanjut.

Hingga berita ini diturunkan, Kepala Diskominfo Sidrap, Bahtiar, belum memberikan konfirmasi mengenai dugaan intimidasi tersebut.

Sementara itu, Ketua BKPRMI Sidrap, Siswadi, berencana untuk memberikan penjelasan lebih lanjut setelah acara wisuda selesai.

Penulis : RLS

 Komentar

Berita Terbaru
Politik02 Mei 2026 15:45
Mubes IKA Unhas: Andi Amran Sulaiman Kantongi Dukungan 84,5 Persen
MAKASSAR, Trotoar.id — Ketua Panitia Musyawarah Besar Ikatan Keluarga Alumni Universitas Hasanuddin (Mubes IKA Unhas), Muhammad Ramli Rahim, mengung...
Politik02 Mei 2026 15:41
Mubes IKA Unhas 2026 Resmi Dibuka, Jadi Momentum Strategis Arah Organisasi Alumni
MAKASSAR, Trotoar.id — Musyawarah Besar Ikatan Keluarga Alumni Universitas Hasanuddin (Mubes IKA Unhas) resmi digelar di Hotel Four Points, Makassar...
Parlemen02 Mei 2026 15:32
Yeni Rahman Hadiri Upacara Hardiknas Sulsel 2026, Dorong Penguatan Kurikulum dan Fasilitas Sekolah
MAKASSAR, Trotoar.id — Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan dari Fraksi PKS, Yeni Rahman, menghadiri Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional (...
Metro02 Mei 2026 15:29
Kado Hardiknas 2026, Munafri–Aliyah Perkuat Insentif Guru hingga Fasilitas Sekolah
MAKASSAR, Trotoar.id — Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 menjadi momentum strategis bagi Pemerintah Kota Makassar untuk menegaska...