Pemda Luwu Utarav

Luwu Utara Kembali Raih Penghargaan Tertinggi Perencanaan Pembangunan Daerah 2023

ANTI CIBOL
ANTI CIBOL

Rabu, 15 Mei 2024 16:30

Luwu Utara Kembali Raih Penghargaan Tertinggi Perencanaan Pembangunan Daerah 2023

Trotoar.id, Luwu Utara — Kabupaten Luwu Utara berhasil meraih Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) Terbaik II Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan pada tahun 2023.

Penghargaan ini merupakan hasil dari pencapaian Kinerja Pembangunan Daerah yang meliputi peningkatan Indikator Kinerja Makro Ekonomi dan Sosial Budaya.

Keberhasilan ini mencerminkan kebijakan dan proses perencanaan yang matang serta memenuhi seluruh kriteria penilaian PPD dengan capaian yang sangat tinggi.

Peningkatan signifikan dalam berbagai aspek pembangunan daerah menjadi kunci utama penghargaan ini.

Baca Juga  Barru Kawal 12 Lokasi Program Listrik Perdesaan, Enam Bersinggungan dengan Kawasan Hutan

Kualitas Dokumen Perencanaan Kabupaten Luwu Utara juga dinilai sangat baik, mampu menyesuaikan dan menyinkronkan dengan perencanaan tingkat provinsi dan nasional.

Hal ini menunjukkan dokumen perencanaan yang tidak hanya lengkap tetapi juga terukur dan handal.

Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani, memainkan peran penting dalam pencapaian ini.

Di bawah kepemimpinannya, Kabupaten Luwu Utara telah meraih penghargaan serupa pada tahun 2014, 2015, dan 2022, baik dalam bentuk piagam maupun piala.

Penghargaan pertama diraih pada tahun 2014 dengan Penghargaan Pangripta Nusantara Terbaik I Tingkat Provinsi dan Harapan I Tingkat Nasional.

Baca Juga  Terima Penghargaan dari Pemerintah, Kapolri Komitmen Terus Tingkatkan Layanan Publik

Untuk meraih PPD, terdapat empat aspek penilaian yang harus dipenuhi: pencapaian pembangunan (30%), kualitas dokumen RKPD (20%), proses penyusunan dokumen RKPD (30%), dan inovasi (20%).

Penilaian aspek pencapaian pembangunan mencakup pertumbuhan ekonomi, PDRB per kapita, tingkat pengangguran, angka kemiskinan, indeks pembangunan manusia (IPM), koefisien gini, pelayanan publik, keamanan, pengelolaan keuangan, transparansi, akuntabilitas, serta capaian pembangunan spesifik daerah.

Kualitas dokumen RKPD dinilai berdasarkan keterkaitan dengan RPJMD/RPD, RKP, dan perencanaan wilayah sekitar, konsistensi substansi, kelengkapan, dan kedalaman dokumen serta tingkat keterukuran perencanaan.

Baca Juga  Sekda Lutra Pimpin Apel Operasi Ketupat

Aspek proses penyusunan dokumen RKPD meliputi kualitas proses bottom-up, top-down, teknokratis, politik, dan konsultasi publik. Sedangkan aspek inovasi, dengan bobot tertinggi 20%, dinilai dari input, proses, output, dan outcome inovasi.

Capaian ini patut diapresiasi oleh seluruh masyarakat Luwu Utara sebagai bukti kerja keras dan komitmen dalam perencanaan dan pembangunan daerah yang berkelanjutan.

Penulis : Lhr

 Komentar

Berita Terbaru
Metro27 Oktober 2026 14:43
Sulsel Raih Penghargaan Inovasi Membangun Negeri 2026, Transportasi Publik Jadi Sorotan
9 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO JAKARTA, Trotoar.id — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan kembali meraih apresiasi di tingkat nasional...
Metro27 Oktober 2026 13:38
Revitalisasi Benteng Somba Opu Dimulai, Gubernur Sulsel Dukung Status Cagar Budaya Nasional
8 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO GOWA, Trotoar.id — Upaya menghidupkan kembali kejayaan sejarah Kerajaan Gowa memasuki babak baru. Guber...
Metro27 Oktober 2026 12:34
Gubernur Sulsel Dorong Deteksi Dini Kusta, Skrining Andalan Sehati Sasar 10.357 Peserta
6 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO MAKASSAR, Trotoar.id — Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, memperkuat upaya pencegahan d...
Parlemen27 Oktober 2026 00:51
Pansus DPRD Sulsel Sepakat Tak Naikkan Tarif PKB dan BBNKB, Konsultasikan Perubahan Perda ke Kemendagri
4 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO JAKARTA, Trotoar.id — Panitia Khusus (Pansus) DPRD Provinsi Sulawesi Selatan yang membahas perubahan Pe...