Trotoar.id, Makassar — Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan, Prof. Zudan Arif Fakrulloh, menyatakan komitmennya untuk melanjutkan program-program yang telah dianggarkan dalam APBD serta program strategis nasional.
Pernyataan ini disampaikan dalam acara silaturahmi di bersama Anggota dan Pimpinan DPRD Sulsel Selasa 21 Mei 2024
Prof. Zudan, juga menekankan pentingnya kesinambungan program pembangunan yang telah direncanakan demi kesejahteraan masyarakat Sulsel.
Baca Juga :
“Kami akan melanjutkan seluruh program yang telah dianggarkan dalam APBD dan juga program strategis nasional yang telah ditetapkan oleh pemerintah pusat. Hal ini penting untuk memastikan keberlanjutan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Sulsel,” ujar Prof. Zudan.
Prof. Zudan menyebutkan beberapa fokus utama yang akan menjadi prioritas selama masa jabatannya, antara lain pengendalian inflasi, penurunan kemiskinan ekstrem, penurunan angka stunting, serta percepatan proses perizinan investasi.
“Kami akan memastikan bahwa setiap rupiah dalam APBD digunakan seefektif mungkin untuk mencapai target-target tersebut,” tegasnya.
Dalam upaya mengendalikan inflasi, Prof. Zudan memuji capaian Sulsel yang mencatat inflasi year-on-year sebesar 2,6 persen pada Mei 2024, salah satu yang terendah di Indonesia.
“Ini hasil kerja keras semua pihak, dan kami akan terus bekerja untuk menurunkan inflasi lebih lanjut,” ujarnya.
Prof. Zudan juga menegaskan komitmennya untuk mempercepat proses perizinan investasi di Sulsel, yang diharapkan dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan menciptakan lapangan kerja baru.
“Investasi adalah kunci pertumbuhan ekonomi, dan kami akan memastikan bahwa proses perizinan di Sulsel berjalan cepat dan efisien,” katanya.Dalam hal penanganan stunting,
Prof. Zudan menyatakan bahwa target nasional untuk menurunkan angka stunting menjadi 14 persen di tahun ini akan menjadi prioritas utama.
“Kami membutuhkan dukungan dari semua pihak, termasuk Dinas Kesehatan, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, BKKBN, dan tokoh masyarakat untuk bersama-sama mengatasi




Komentar