Teotoar.id, Makassar, – Dalam upaya mengendalikan inflasi daerah, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Makassar bekerjasama dengan Bank Indonesia dan Bulog meluncurkan Program Mini Distribution Center (MDC).
Program ini difokuskan pada lima pasar rakyat utama di Kota Makassar, yakni Pasar Terong, Pasar Pa’baeng-Baeng, Pasar Panakkukang, Pasar Sawah, dan Pasar Daya.
Program MDC ini bertujuan untuk memastikan ketersediaan dan distribusi barang pokok seperti beras, minyak goreng, dan gula kepada masyarakat.
Baca Juga :
Langkah ini diambil sebagai bagian dari strategi TPID untuk menstabilkan harga kebutuhan pokok dan menjaga inflasi tetap terkendali di tingkat yang aman.
Pelaksanaan program ini mendapatkan dukungan penuh dari berbagai pihak. Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan yang mewakili Walikota Makassar, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian, Kepala Bagian Perekonomian, serta perwakilan dari Dinas Ketahanan Pangan, Bank Indonesia, dan Bulog.
Kunjungan ke Mini Distribution Center ini bertujuan untuk meninjau langsung aktivitas distribusi barang pokok yang dilakukan di pasar-pasar tersebut.
Distribusi barang pokok dilakukan secara rutin setiap hari Kamis, dimulai dari pukul 09.00 hingga selesai.
Dengan jadwal yang teratur ini, diharapkan kebutuhan pokok masyarakat dapat terpenuhi dengan baik, mengurangi kelangkaan, dan menjaga stabilitas harga di pasar.
“Program ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk menjaga stabilitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Makassar,” ujar perwakilan TPID Kota Makassar.
“Kami bekerja sama dengan berbagai instansi terkait untuk memastikan distribusi barang pokok berjalan lancar dan tepat sasaran.” Tambahnya
Dengan adanya Program Mini Distribution Center (MDC) ini, diharapkan dapat tercipta sinergi antara pemerintah daerah, Bank Indonesia, Bulog, dan masyarakat dalam menjaga stabilitas ekonomi serta mendukung tercapainya tujuan pengendalian inflasi di Kota Makassar.




Komentar