Trotoar.id, Makassar,- Koordinator Presidium Majelis Nasional (MN) Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI), Ahmad Doli Kurnia, mengakui bahwa Penjabat Gubernur Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), Prof Zudan Arif Fakrulloh, merupakan kader HMI tulen.
Dalam sambutannya saat makan malam bersama para kader HMI di atas Kapal Pinisi Pantai Losari pada Minggu malam, 2 Juni 2024, Ahmad Doli Kurnia mengatakan,
“Selama ini banyak yang bertanya betulkah beliau (Prof Zudan Arif Fakrulloh) adalah kader HMI. Beliau adalah kader HMI tulen.”
Baca Juga :
Acara ini berlangsung setelah nonton bersama film “Lafran Pane” yang menggambarkan perjuangan mendirikan HMI dan masa depan bangsa.
Ahmad Doli menitipkan kepada kader dan KAHMI Sulsel untuk menjaga Prof Zudan selama masa kepemimpinannya di Sulsel.
Dia berharap Pj Gubernur Provinsi Sulsel melibatkan teman-teman HMI dalam mendukung Pemprov Sulsel.
“Di Sulawesi Selatan, Pj Gubernur Provinsi Sulawesi Selatan adalah alumni, rektornya alumni, anggota DPR, dan bupati juga alumni. Tolong dilibatkan teman-teman HMI untuk membantu Pj Gubernur Provinsi Sulawesi Selatan,” ujarnya.
Koordinator Presidium KAHMI Sulsel, Prof. Dr. Mustari Mustafa, menjelaskan bahwa kegiatan makan malam ini bukan sekadar pertemuan biasa, melainkan reuni para kader HMI.
“Pj Gubernur Provinsi Sulawesi Selatan adalah kader HMI tulen. Saya tahu persis beliau ini semua kegiatannya betul-betul lillahita’ala,” kata Prof Mustari Mustafa.
Prof Zudan Arif Fakrulloh, yang juga hadir, menceritakan pengalamannya sebagai kader HMI sejak tahun 1989 di Universitas Negeri Semarang (UNS). Menurutnya, doktrin
“Yakin Usaha Sampai” (Yakusa) dari HMI merupakan motivasi bagi seluruh kader agar selalu yakin setiap usaha mereka akan tercapai.
“Saya baru selesai LK1 Komisariat Hukum UNS saya tahun 1989. Saya titip masyarakat di Sulawesi Selatan. Provinsi Sulawesi Selatan adalah barometer Indonesia Tengah dan Timur. Setiap usaha pasti akan sampai,” pungkasnya.
Film “Lafran Pane” akan resmi tayang di seluruh Indonesia pada 27 Juni 2024, dan para kader diharapkan dapat mengajak berbagai elemen masyarakat untuk menontonnya.




Komentar