Pemkot

Wujudkan Makassar Ramah Lingkungan, DLH Makassar Perkuat Program Strategis

Fadli
Fadli

Selasa, 09 Juli 2024 16:47

Wujudkan Makassar Ramah Lingkungan, DLH Makassar Perkuat Program Strategis

Troroar.id, Makassar — Wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan Pomanto, menjalankan program strategis Penataan Total Sistem Persampahan untuk mewujudkan Makassar yang lebih ramah lingkungan.

Program ini di bawah naungan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Makassar. Plt Kepala DLH Kota Makassar, Ferdy Mochtar, mengatakan pihaknya tidak hanya fokus pada penataan, tetapi juga mencakup penanganan sampah dari hulu hingga hilir.

Ferdy menjelaskan langkah pertama dalam program ini adalah peningkatan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pengelolaan sampah.

“DLH gencar melakukan sosialisasi dan edukasi mencakup cara memilah sampah organik dan anorganik serta pentingnya daur ulang,” jelasnya.

Selain edukasi, DLH juga memperkuat infrastruktur pengelolaan sampah. Salah satu inovasi yang diterapkan adalah Bank Sampah. Sebanyak 1.076 unit Bank Sampah beroperasi produktif di tingkat warga dan instansi pemerintah.

“Sistem ini berguna untuk masyarakat yang menukarkan sampah dengan sejumlah uang. Hal ini diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk lebih aktif dalam pengelolaan sampah dan mendukung ekonominya,” katanya.

Di sisi lain, penanganan sampah tahap hilir, terdapat 3 Bank Sampah yang menerapkan 3R (Reduce, Reuse, Recycle) dalam pengelolaan sampah untuk mengurangi jumlah sampah yang masuk ke tempat pembuangan akhir (TPA).

“Dengan menerapkan 3R, masyarakat didorong untuk mendaur ulang sampah menjadi bahan baru yang dapat digunakan kembali atau diolah menjadi produk bernilai ekonomis,” jelas Ferdy.

Salah satu fokus utama dalam pengelolaan sampah di Kota Makassar adalah penanganan di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Tamangapa.

“Saat ini, penanganan di TPA Tamangapa telah berubah dari sistem pendamping menjadi controlling, sebagai salah satu prasyarat untuk penghargaan Adipura,” ujar Ferdy.

Kendati demikian, volume sampah di TPA Tamangapa saat ini sudah melebihi kapasitasnya. Sebagai alternatif, Pemkot Makassar akan mendirikan Pusat Pengelolaan Sampah Berbasis Listrik (PSEL).

“Pembahasan mengenai PSEL telah mencapai intensitas tinggi, khususnya terkait dengan kontrak dengan PT Sarana Utama Sinergi, pemenang tender PSEL. Insya Allah akan segera dilakukan groundbreaking,” jelasnya.

Ferdy berharap melalui PSEL ini, dalam 10 tahun ke depan penanganan persampahan di Kota Makassar dapat diatasi dengan baik dan efektif serta berkontribusi dalam penyediaan sumber listrik yang berkelanjutan di Kota Makassar.

Penulis : Anti

 Komentar

Berita Terbaru
Metro18 Juli 2024 21:40
Hari Kedua Operasi Patuh Pallawa, Bapenda Sulsel Kumpulkan Rp798 Juta Pajak Kendaraan Bermotor
Trotoar.id, Makassar – Unit PelaksanTeknis (UPT) Pendapatan Wilayah Makassar II dari Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sulawesi Selatan (Sulsel)...
Metro18 Juli 2024 21:23
Tim Korsupgah KPK Sambangi Kantor Bupati Gowa
Trotoar.id, Gowa, – Tim Korsupgah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyambangi Kantor Bupati Gowa. Kehadiran TiM Korsupgah KPK disambut langsu...
Metro18 Juli 2024 18:42
Prof. Zudan Arif Fakrulloh Diakui sebagai Pelaku Inovasi AI oleh Presiden Korika
Trotoar.id, Makassar, – Prof. Dr. Ir. Hammam Riza, Presiden Korika, memberikan pengakuan terhadap Prof. Zudan Arif Fakrulloh sebagai pelaku utam...
Metro18 Juli 2024 16:17
Tim Sulsel Raih Juara I Senam Kreasi Piala Ibu Negara 2024 di Jakarta
Trotoar.id, Jakarta – Tim Senam Kreasi Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) berhasil meraih Juara I pada Kejuaraan Senam Kreasi Piala Ibu Negara 2024....