Pemkot Makassar

Indira Yusuf Ismail Resmikan Warung Coto Akbar Daeng, Dukung Branding “Makassar Kota Makan Enak”

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Sabtu, 10 Agustus 2024 16:06

Indira Yusuf Ismail Resmikan Warung Coto Akbar Daeng, Dukung Branding “Makassar Kota Makan Enak”

Trotoar.id, Makassar — Ketua TP PKK Kota Makassar, Indira Yusuf Ismail, meresmikan Warung Coto Akbar Daeng, sebuah destinasi kuliner terbaru yang menyajikan hidangan khas Makassar, Coto Makassar.

Acara peresmian ini berlangsung pada Sabtu, 10 Agustus 2024, di Jalan Mallombassang, Kecamatan Tamalate, dan dihadiri oleh sejumlah tokoh masyarakat serta warga setempat.

Warung Coto Akbar Daeng hadir dengan konsep yang unik, mengusung tagline “Pas Untuk Semua” dan beroperasi selama 24 jam.

Pembukaan warung ini merupakan salah satu langkah strategis dalam mendukung kampanye branding “Makassar Kota Makan Enak” yang bertujuan untuk memperkuat citra Makassar sebagai pusat kuliner unggulan di Indonesia.

Indira Yusuf Ismail dalam sambutannya menyatakan dukungan penuh terhadap inisiatif ini.

“Kuliner adalah salah satu kekuatan utama Kota Makassar. Saya sangat mendukung pembukaan Warung Coto Akbar Daeng sebagai bagian dari upaya memperkaya pilihan kuliner di kota ini,” ungkap Indira setelah prosesi pengguntingan pita yang menandai pembukaan resmi warung tersebut.

Indira berharap bahwa kehadiran Warung Coto Akbar Daeng dapat menambah keragaman pilihan kuliner bagi warga dan wisatawan yang berkunjung ke Makassar.

Selain itu, ia juga berharap bahwa langkah ini dapat mendorong pengusaha kuliner lainnya untuk turut serta dalam mempromosikan kelezatan kuliner khas Makassar.

Pemilik Warung Coto Akbar Daeng, Adi Akbar, yang telah memiliki tujuh usaha kuliner lainnya di Makassar, mengungkapkan bahwa konsep dan desain warung ini terinspirasi dari Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto.

“Saya terinspirasi oleh kepemimpinan dan inovasi Pak Wali. Mulai dari slogan hingga desain spanduk, semuanya mengadopsi konsep yang beliau usung,” ujar Adi Akbar dengan penuh semangat.

Indira Yusuf Ismail memberikan apresiasi tinggi atas inovasi dan kontribusi Adi Akbar. Ia berharap, kesuksesan Warung Coto Akbar Daeng dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda dan pengusaha lokal lainnya.

“Semoga warung ini menjadi berkah dan menjadi contoh bagi kita semua. Saya yakin, inisiatif seperti ini akan membawa dampak positif bagi pengembangan kuliner di Makassar,” ujar Indira.

Acara grand opening ini juga dihadiri oleh sejumlah tokoh penting seperti Calon Bupati Takalar, Firdaus Daeng Manye, Kepala Dinas PTSP Kota Makassar, Camat Tamalate, serta beberapa tokoh masyarakat lainnya.

Mereka memberikan apresiasi terhadap langkah yang diambil oleh Adi Akbar dan berharap Warung Coto Akbar Daeng dapat menjadi salah satu ikon kuliner yang dikenal luas di Makassar.

Peresmian warung ini diikuti oleh antusiasme warga yang memadati lokasi untuk mencicipi Coto Makassar yang disajikan.

Para pengunjung tampak puas dengan cita rasa autentik yang ditawarkan, menjadikan Warung Coto Akbar Daeng sebagai tambahan yang berharga dalam jajaran destinasi kuliner di Kota Makassar.

Penulis : Febri

 Komentar

Berita Terbaru
Daerah02 Mei 2026 23:37
Sekretaris Kwarcab Sidrap Buka Musyawarah Ranting Baranti 2026
SIDRAP, Trotoar.id — Gerakan Pramuka Kwartir Ranting (Kwarran) Baranti menggelar Musyawarah Ranting (Musran) Tahun 2026 di UPT SD Negeri 9 Benteng p...
Metro02 Mei 2026 23:34
Di Pelantikan HDCI, APPI Tawarkan Makassar sebagai Pusat Touring Nasional
MAKASSAR, Trotoar.id — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyambut positif berbagai event berskala nasional maupun kegiatan komunitas yang dige...
News02 Mei 2026 23:30
Pesan Wabup Nurkanaah untuk Wisudawan UT: Berikan Kontribusi Terbaik bagi Daerah
SIDRAP, Trotoar.id — Wakil Bupati Sidenreng Rappang, Nurkanaah, menghadiri sekaligus memberikan sambutan pada acara wisuda Universitas Terbuka Makas...
News02 Mei 2026 23:15
Makassar Tembus Peringkat Nasional Kota Toleran
MAKASSAR, Trotoar.id — Kepemimpinan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, kembali menorehkan pengakuan di level nasional. Di tengah dinamika sosial...