Trotoar.id, Makassar – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Makassar menggelar kegiatan Diseminasi Penyusunan Data Stunting berbasis aplikasi.
Acara ini berlangsung di Hotel Golden Tulip Essential Makassar pada Kamis (22/8), dengan fokus utama pada penerapan konvergensi aksi 6, yaitu Sistem Manajemen Data untuk Tahun 2024.
Mewakili Kepala Bappeda Makassar, kegiatan ini dibuka oleh Kepala Bidang (Kabid) Sosial Budaya dan Pemerintahan Umum, Noptiadi.
Dalam sambutannya, Noptiadi menegaskan pentingnya pengisian data yang tepat dan akurat oleh setiap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang hadir, sesuai dengan tanggung jawab masing-masing.
“Kita semua memiliki kewajiban untuk memastikan bahwa data yang kita input dalam aplikasi sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing. Usaha dan aktivitas kita tidak akan berarti jika tidak tercatat dengan baik dalam aplikasi,” ungkap Noptiadi.
“Kita perlu melakukan perbaikan bersama demi penurunan angka stunting yang signifikan di Kota Makassar,” tambahnya.
Diseminasi ini juga menghadirkan dua pembicara utama, yaitu Hanura Talib, Praktisi TPPS Sulawesi Selatan, dan Febriani M. dari Bappelitbangda Sulsel.
Keduanya memberikan penjelasan rinci mengenai timeline input web untuk hasil konvergensi 2024, serta memberikan pendampingan teknis terkait pengisian data dan kebijakan pengelolaan data.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Pemkot Makassar dalam mempercepat penurunan angka stunting melalui penguatan manajemen data yang terintegrasi dan berbasis teknologi.




Komentar