Jakarta Trotoar.id – Menteri BUMN Erick Thohir kembali melakukan perombakan signifikan di tubuh Perum Bulog.
Kali ini, posisi Direktur Utama (Dirut) yang sebelumnya diemban oleh Bayu Krisnamurthi kini diserahkan kepada Wahyu Suparyono, mantan Direktur Utama PT Asabri (Persero).
Pergantian ini merupakan salah satu langkah Erick dalam rangka menyegarkan struktur kepemimpinan di Perum Bulog.
Baca Juga :
Tidak hanya posisi Direktur Utama, Erick Thohir juga menunjuk Jenderal Purnawirawan TNI Marga Taufiq sebagai Wakil Direktur Utama Perum Bulog.
Penunjukan Marga Taufiq merupakan bagian dari penyusunan ulang jajaran direksi yang diharapkan mampu membawa Perum Bulog lebih tangguh dalam menjalankan tugas-tugas strategisnya.
“Ya, benar, sore ini telah dilakukan pergantian direksi,” ungkap Arwakhudin saat dikonfirmasi terkait perubahan tersebut.
Bayu Krisnamurthi sendiri hanya menjabat sebagai Dirut Bulog selama kurang lebih 10 bulan sejak ia dilantik pada 1 Desember 2023.
Dalam pernyataannya, Bayu mengonfirmasi bahwa dirinya sudah tidak lagi menduduki posisi tersebut, seiring dengan keputusan restrukturisasi di Kementerian BUMN.
Selain perubahan pada jabatan Direktur Utama, Kementerian BUMN juga memberhentikan Purnomo Sinar Hadi dari posisinya sebagai Direktur Human Capital.
Langkah-langkah ini diambil untuk memperkuat kinerja Bulog, terutama dalam menghadapi tantangan nasional terkait stabilitas pangan.
Restrukturisasi ini diharapkan akan meningkatkan kemampuan Bulog dalam menjaga ketersediaan beras dan memastikan stabilitas pangan hingga akhir tahun, sejalan dengan upaya Erick Thohir untuk terus meningkatkan kinerja BUMN demi tercapainya target nasional.
Artikel ini mencerminkan tekad kuat Erick Thohir dalam merombak kepemimpinan BUMN, dengan fokus pada peningkatan efisiensi dan efektivitas dalam menjaga kepentingan nasional.



Komentar