Enrekang, Trotoar.id – Calon Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) nomor urut 1, Moh. Ramdhan Pomanto, menunjukkan komitmennya untuk meningkatkan kesejahteraan pedagang pasar dengan blusukan ke sejumlah pasar tradisional.
Dalam rangkaian kunjungannya di Kabupaten Enrekang pada Kamis (10/10/2024), Danny mengunjungi Pasar Rakyat Baraka dan Pasar Sentral Enrekang, dua pasar yang menjadi pusat aktivitas ekonomi warga setempat.
Kunjungan Danny ke Pasar Sentral Enrekang disambut antusias oleh para pedagang.
Seruan “DIA bawa perubahan” menggema di pasar, menandakan harapan besar para pedagang terhadap sosok yang mereka percaya dapat membawa perbaikan.
Danny Pomanto, yang akrab disapa Danny, tidak hanya berkeliling pasar, tetapi juga berbincang langsung dengan pedagang, mendengar keluhan mereka terkait harga dan pendapatan yang tidak stabil.
“Saya banyak berbincang dengan pedagang di sini, mulai dari penjual kue-kue khas hingga ikan dan produk lokal lainnya. Masyarakat sangat antusias dan mengungkapkan harapan besar untuk masa depan ekonomi mereka,” ujar Danny.
Dalam pertemuan tersebut, Danny mengungkapkan komitmennya untuk membantu para pedagang jika dirinya terpilih sebagai Gubernur Sulsel 2024.
Salah satu langkah yang dijanjikan adalah intervensi harga di pasar agar pedagang tidak mengalami kerugian.
“Saya berjanji akan memastikan harga-harga di pasar lebih stabil dan berpihak kepada para pedagang. Kita akan mengambil langkah-langkah strategis untuk melindungi pendapatan mereka,” tegas Danny.
Menurutnya, perhatian terhadap pedagang dan petani sudah menjadi fokus utama sejak awal dirinya memutuskan maju dalam Pemilihan Gubernur Sulsel.
Danny berkomitmen untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat, khususnya mereka yang berperan penting dalam sektor perdagangan dan pertanian.
Seorang pedagang di Pasar Sentral Enrekang, Risma, menyatakan harapan besarnya kepada Danny.
Ia berharap cagub nomor urut 1 tersebut dapat membenahi infrastruktur pasar dan menjaga kestabilan harga agar lebih banyak pengunjung kembali datang berbelanja.
“Hidup kami tergantung pada dagangan kami. Saya memilih nomor satu dan berharap Pak Danny bisa memperbaiki kondisi pasar dan harga yang saat ini tidak stabil, agar pasar ramai lagi,” ujar Risma.
Selama kurang lebih 40 menit, Danny berkeliling pasar mendengar langsung aspirasi para pedagang.
Baginya, untuk membawa perubahan di suatu tempat, seorang pemimpin harus memahami akar masalah dan menyusun solusi yang menguntungkan semua pihak.
“Seorang pemimpin harus tahu apa yang terjadi di lapangan agar bisa merumuskan solusi yang tepat. Itulah yang sedang kami lakukan di sini,” tutup Danny.
Dengan kunjungan ini, Danny Pomanto kembali menegaskan fokusnya dalam membangkitkan perekonomian rakyat, khususnya melalui perhatian lebih pada kesejahteraan pedagang pasar dan petani di Sulawesi Selatan.




Komentar