Makassar, Trotoar.id – Calon Wali Kota Makassar nomor urut 02, Andi Seto Gadhista Asapa, bersama pasangannya Rezki Mulfiati Lutfi, melakukan kunjungan ke Kantor DPP Wahdah Islamiyah di Jalan Antang Raya, Kecamatan Manggala.
Kunjungan ini menjadi ajang bagi Andi Seto untuk menyampaikan komitmennya memperkuat program keumatan dan kesejahteraan di Kota Makassar.
Andi Seto diterima oleh jajaran pimpinan Wahdah Islamiyah, di antaranya Ketua Dewan Syuro Ustadz Muhammad Ikhwan Jalil, Sekretaris Jenderal Ustadz Syaibani Mujiono, dan Ketua Bidang Pendidikan Ustadz Iskandar Kato.
Didampingi mantan anggota DPRD Makassar Muhammad Iqbal Djalil (Ustadz Ije), Andi Seto menyampaikan pengalamannya selama menjabat sebagai Bupati Sinjai, terutama dalam memperbaiki layanan kesehatan.
“Di Sinjai, kami menerapkan pelayanan kesehatan yang mudah dijangkau. Masyarakat cukup menunjukkan KTP untuk mendapatkan pelayanan di rumah sakit. Selain itu, kami mengutamakan efisiensi anggaran untuk memastikan layanan publik berjalan baik. Insyaallah, ini juga yang akan kami terapkan di Makassar,” jelas Andi Seto.
Kunjungan ini juga diisi dengan shalat dzuhur berjamaah di masjid kantor DPP Wahdah Islamiyah, memperlihatkan kedekatan Andi Seto dengan nilai-nilai keagamaan.
Setelah itu, diskusi dilanjutkan di ruang Sekjen Wahdah Islamiyah, membahas program-program keumatan yang diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan warga Makassar.
Ketua Dewan Syuro Wahdah Islamiyah, Ustadz Muhammad Ikhwan Jalil, menyampaikan bahwa Wahdah Islamiyah memiliki dua fokus utama: ketahanan keluarga dan ketahanan pangan.
Ia berharap pemimpin yang terpilih nanti mampu mendukung program-program ini dan bekerja sama untuk menguatkan ketahanan sosial masyarakat.
“Kami berharap pemimpin Makassar ke depan bersedia bersinergi dengan kami dalam memperkuat ketahanan keluarga dan pangan, demi menjaga aqidah dan kesejahteraan umat,” ungkap Ustadz Ikhwan.
Merespons harapan tersebut, Andi Seto menegaskan komitmennya untuk menjalin kolaborasi strategis dengan organisasi masyarakat Islam, termasuk Wahdah Islamiyah.
Ia yakin sinergi ini akan memperkuat pembangunan Makassar yang berbasis nilai-nilai keagamaan dan sosial.
“Dengan bersinergi bersama Wahdah Islamiyah dan organisasi lainnya, kami bisa membangun Makassar menjadi kota yang maju, berkeadilan sosial, dan menjunjung tinggi nilai-nilai agama,” tutupnya.
Kunjungan ini menegaskan visi Andi Seto dalam membangun Makassar yang berdaya saing dan bernilai keagamaan, serta menunjukkan komitmen timnya untuk membangun program-program yang bersifat inklusif dan berkelanjutan bagi seluruh lapisan masyarakat Makassar. (*)




Komentar