Bantaeng, Trotoar.id – Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Bantaeng nomor urut 02, Ilham Azikin dan Kanita Kahfi (IAKan), menggelar kampanye di Desa Bajiminasa, Moti, Senin (28/10) malam.
Ratusan warga dan tokoh masyarakat Moti berkumpul menyambut kedatangan pasangan ini.
Dalam sambutannya, Kanita Kahfi menyoroti pencapaian program Ilham Azikin yang sudah berjalan, seperti perlengkapan sekolah gratis untuk anak-anak dari PAUD hingga SMP.
Baca Juga :
“Alhamdulillah, program ini sudah dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat Bantaeng. Ke depan, jika diberi amanah, kami akan memperluas hingga jenjang SMA,” ungkap Kanita.
Sebelum memulai sambutannya, Ilham Azikin mengajak warga untuk bersama-sama mendoakan Almarhum Karaeng Jumatta, tokoh masyarakat yang baru saja berpulang.
“Almarhum Karaeng Jumatta adalah sosok yang berjasa dalam pembangunan Desa Layoa dan Bajiminasa. Semoga beliau mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT, dan keluarganya diberi ketabahan,” kata Ilham.
Ilham Azikin juga menegaskan komitmennya untuk memastikan akses pendidikan di Bantaeng, agar tidak ada anak yang putus sekolah karena biaya.
“Pendidikan adalah prioritas. Kami berkomitmen memperluas program perlengkapan sekolah gratis hingga SMA, bahkan membuka peluang beasiswa kuliah gratis,” tambahnya.
Sebagai penerima penghargaan Satyalancana Wira Karya, Ilham berharap agar generasi muda Bantaeng bisa mencapai impian besar mereka.
“Kami ingin melihat anak-anak dari Bantaeng, dari desa-desa kecil seperti Moti, tumbuh menjadi pemimpin masa depan, mungkin Bupati, Gubernur, bahkan Presiden,” katanya optimis.
Tak hanya fokus pada pendidikan, Ilham juga menyoroti program kesehatan gratis di Bantaeng selama masa kepemimpinannya.
“Kami memastikan setiap warga Bantaeng bisa mengakses layanan BPJS Kesehatan gratis hanya dengan menunjukkan KTP, tanpa biaya tambahan,” jelasnya.
Almarhum Karaeng Jumatta dikenal sebagai tokoh yang berpengaruh dan dihormati di Desa Layoa dan Bajiminasa. Kepergiannya pada Senin, 28 Oktober 2024, meninggalkan kesedihan mendalam bagi masyarakat Bantaeng.



Komentar