Makassar, Trotoar.id – Dalam upaya meningkatkan partisipasi pemilih, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulawesi Selatan menggelar debat publik kedua bagi pasangan calon (paslon) gubernur dan wakil gubernur pada Minggu, 10 November 2024, di Hotel Claro Makassar.
Debat ini mengusung tema “Ekonomi, Infrastruktur, dan Tata Kelola Sumber Daya Alam,” dan berlangsung mulai pukul 14.30 Wita.
Dua paslon yang tampil dalam debat ini adalah Paslon nomor urut 1, Moh. Ramdhan “Danny” Pomanto-Azhar Arsyad, serta Paslon nomor urut 2, Andi Sudirman Sulaiman-Fatmawati Rusdi.
Baca Juga :
Debat ini menjadi kesempatan bagi masyarakat Sulawesi Selatan untuk lebih mengenal visi, misi, dan program kerja yang akan diusung kedua paslon dalam Pilkada yang akan digelar pada 27 November mendatang.
Ketua KPU Sulsel, Hasbullah, dalam sambutannya menyampaikan pentingnya debat publik sebagai salah satu bentuk pendidikan politik bagi masyarakat.
Ia menekankan bahwa melalui debat ini, masyarakat dapat menilai komitmen dan kesiapan kedua paslon dalam menjalankan agenda pembangunan sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD).
“Debat publik ini menjadi sarana edukasi penting yang memungkinkan masyarakat untuk memahami arah kebijakan dan prioritas masing-masing calon. Apa yang disampaikan oleh para calon nantinya akan dituangkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) yang harus ditetapkan dalam waktu enam bulan setelah pelantikan,” ujar Hasbullah.
RPJMD ini, lanjut Hasbullah, akan menjadi pedoman pembangunan Sulawesi Selatan untuk lima tahun mendatang.
Ia berharap masyarakat dapat memanfaatkan informasi yang disampaikan dalam debat untuk menentukan pilihan yang tepat pada Pilkada nanti.
Debat terbuka ini diharapkan menjadi acuan bagi pemilih untuk lebih cermat dalam memilih pemimpin yang memiliki visi konkret dan realistis dalam mengelola potensi ekonomi dan sumber daya alam Sulawesi Selatan.




Komentar